Pekanbaru (Humas)- Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan Provinsi Riau (FABSEDU) Provinsi menggelar pertemuan Konsolidasi, Evaluasi dan Rencana Program Fabsedu Riau Tahun 2014, pecan lalu di Aula Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Bpk. Drs. H Indrawarman. M.MS.c.MM, dihadiri ketua Fabsedu Riau Drs H Syahrial Ali, dan seluruh pengurus Fabsedu Riau. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Bpk. Drs. H Indrawarman. M.MS.c.MM dalam sambutannya mengatakan, Fabsedu Riau eksistensinya sudah diakuti oleh pusat, sehingga perlu membuat program kerja yang lebih menyentuh kepada masyarakat.
“Perlu ada terobosan- terobosan baru yang dilakukan oleh Fabsedu, sehingga program yang dibawanya benar- benar bisa menyentuh langsung masyarakat, khususnyay dalammembantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat secara optimal dalam kerangka keluarga berencana sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fabsedu Provinsi Riau, Drs H Syahrial Ali, menyampaikan, bahwa sesuai dengan hasil Rakernas Fabsedu 2013, dimana dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi Fabsedu mendukung pelaksanaan program keluarga berencana, peningkatan keluarga sejahtera dan kependudukan bagi umat beragama, maka perlu dilakukan kegiatan- kegiatan sosialisasi melalui tokoh- tokoh Fabsedu terhadap umat beragama di wilayah masing- masing. Sementara itu, rencana kegiatan Fabsedu pada tahun 2014 adalah konsolidasi internal Fabsedu Provinsi Riau, pertemuan dan konsolidasi dengan pengurus Fabsedu tentang kependudukan, keluarga sejahtera dan keluarga berencana.
“Setelah masing- masing tokoh agama dilatih, maka diharapkan masing- masing tokoh agama tersebut memberikan ceramah, permahanan dan motivasi kepada umat masing- masing di lingkungannya. Dan rencananya kedepan kita juga akan menerbitkan buku nasehat perkawinan menurut agama masing- masing yang outlinenya akan dibicarakan secara internal,” jelasnya dan berharap agar semua kegiatan tersebut mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya BKKBN Provinsi Riau dan Kementerian Agama. (mus)