0 menit baca 0 %

Even Lomba Karauke ASN, Kakanwil Ajak Personil Inmas terus Berinovasi dan Berbenah

Ringkasan: Riau (Inmas) - Kalau kita lihat dalam catatan sejarah justru agama dan tokoh agama Islam itu adalah orang orang yang pertama membuat  dan meciptakan not not music, dimulai sejak 700 M di Spanyol, dimana pada saat itu orang eropa masih tertidur nyenyak dan belum memiliki kebudayaan yang mantap dan m...

Riau (Inmas) - Kalau kita lihat dalam catatan sejarah justru agama dan tokoh agama Islam itu adalah orang –orang yang pertama membuat  dan meciptakan not not music, dimulai sejak 700 M di Spanyol, dimana pada saat itu orang eropa masih tertidur nyenyak dan belum memiliki kebudayaan yang mantap dan modern justru orang islam pada saat itu sudah mengenal music pada saat itu, ungkap Kakanwil berkisah saat membuka secara resmi acara Lomba Karauke antar ASN Kemenag Riau dalam rangka  peringatan HUT RI di Ruangan PPID dan Video Conference pada penghujung Agustus Kamis, (31/08)

Ia bercerita, dalam dunia Islam dalam sebuah buku karya Al Ghazali, secara khusus menyebutkan istilah music dalam tulisan karya pemikirannya. Nama music pun sesungguhnya diambil dan dilahirkan oleh Alkindi. Musik itu dulu namanya musiki, hingga sekarang istilah musiki itu dipakai dengan istilah music. “jadi music itu bukan berasal dari budaya barat, namun dari agama Islam yang memiliki peradaban yang sangat besar pada masa itu, terangnya.“Ini sejarah yang sering terlupakan oleh kita sendiri umat Islam”, tuturnya.

Oleh karena itu AHS sangat apresiatif dan berterima kasih terhadap gagasan Kasubbag Inmas yang dimotori Dedi Syahrul S Kom MSi atas terelenggaranya kegiatan lomba karoke antar ASN, sekaligus menghidupkan kembali yang sudah lama terbenam.  Sebenarnya dulu juga sudah pernah diadakan di Kanwil kemenag Riau, dulu kita punya Dakwatulmina dan MAN I sebagai percontohan namun tidak bertahan eksistensinya, karena tidak ada orang Kanwil yang mengelolanya sehingga mati begitu saja tidak terolah.“Saya suka mendengar orang bernyanyi namun saya sendiri tidak pandai bernyanyi, ungkapnya berseloroh.

“Saya pikir hal ini sekarang bisa kita hidupkan kembali, apalagi kita sudah memiliki perangkat music yang cukup lengkap, bila perlu diperbaharui secara terus menerus”, ujarnya. Kita punya program pada bagian yang bergerak dalam bidang seni ini di di bidang Penaiszawa, melalui Kasi MTQ, Ia sangat berharap LASQI dihidupkan kembali secara terus menerus.

Kita memiliki SDM yang banyak dalam bidang seni dan budaya, AHS mengaku sangat bangga dengan gagasan Kasubbag Inmas beserta timnya atas acara ini. Semoga selalu ada suasana suasana baru dan ide ide baru yang muncul dari kita untuk bisa kita jual ke tingkat nasional. Begitu pula ketika website baru pertama kali digagas dan diluncurkan dahulunya, yang pertama kali bergerak adalah Riau bahkan Riau ketika diadakan lomba website pertama kali juga sudah mendapatkan penghargaan website terbaik dalam skala nasional. Namun sekarang justru kita tertinggal, karena daerah lain selalu berinovasi terus menerus. Termasuk majalah Dinamis, juga pernah menjadi sejarah majalah terbaik secara nasional, kenangnya lirih.

Ia menginginkan kegiatan lomba karaoke ini tidak hanya dalam lingkungan KAnwil Kemenag Riau saja diadakan, ia ingin pada acara peringatan HAB nanti kembali diadakan tapi dalam skala Provinsi, karena Kakankemenag kabupaten kota juga banyak yang hobi dan ahli bernyanyi, “Bakat bakat menyanyi ini di lingkungan Kanwil kemenag Riau sangat banyak, seperti Azman Zuri ,dan H Zulfadli Lc Kasi Pemberdayaan Zakat ahli dalam memainkan alat musik keybord sebutnya mencontohkan.

Menutup sambutannya, pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga menyinggung gagasan dan ide baru  yang terkait  dengan dunia Public relation, ia mengakui sangat mendukung gagasan Lomba Duta Digital PR Madrasah yang dicanangkan oleh pejabat muda yang juga menjabat sebagai Sekjen NU Provinsi ini dalam waktu dekat. Saya beharap dimasa Kasubbag Inmas yang baru Inmas bisa lebih baik dengan ide ide cemerlang lainnya.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Kabag TU Kanwil Kemenag riau Drs H Mahyudin MA, Kepala Bidang Penaiszawa HM Saman MSi, Kasubbag Informasi dan Humas Dedi Sahrul S Kom MSi.(vera/mus)