Riau (Inmas)- Dalam rangka mempercepat serapan anggaran dan
realisasi program kegiatan, Seksi Kurikulum dan Seksi Kesiswaan Bidang
Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau menggelar Rapat Koordasi dengan seluruh
Kasi Pendidikan Madrasah, Kepala Madrasah Negeri, calon madrasah penegerian, proctor
dan operator UN dan UNBN se Provinsi Riau.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Kanwil Kemenag Riau dibuka
oleh Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, didampingi Kabid Penmad Drs H
Asmuni MA, dan Kasi Kurikulum dan Evaluasi Drs H Kamaruddin dengan dihadiri
oleh 107 peserta, Jumat (29/6/2018).
Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, dalam
sambutannya mengharapkan, Rakor Seksi Kurikulum dan Seksi Kesiswaan Bidang
Penmad hendaknya dapat menjadi solusi terhadap masih rendahnya serapan anggaran
di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau yang beradap pada posisi 32 dari 34 provinsi
yang ada di Indonesia, dengan presentasi serapan baru 37 ?ri 50% yang seharusnya.
“Melalui kegiatan Rakor ini saya berharap Kabid Penmad
benar- benar mengecek kembali kondisi realisasi anggaran di seluruh satker
madrasah, karena posisi anggaran tersebesar berada pada pendidikan. Saya sangat
berharap, selesai acara ini, semua kegiatan yang tidak terikat oelh waktu dan
juknis hendaknya segera direalisasikan, sehingga serapan anggaran kita dapat
meningkat menjelang pelaksanaan evaluasi serapan anggaran pada awal Juli 2018
nanti,” harapnya.
Ia menambahkan, di bidang pendidikan ada beberapa anggaran
yang perlu digesa pelaksanaanya, petama; tunjangan profesi guru, karena masih
ada beberapa satker yang baru mencairkan tiga bulan, padahal minimal dilakukan
untuk 5 bulan.
Kedua, dana BOS. Untuk pencairan dana BOS pada madrasah
swasta sudah mencapai 50 %, namun yang jadi persoalan adalah di Madrasah Negeri
yang pencairannya masih belum mencapai 50 %. “Ini harus segera dicairkan paling
lama Agustus 2018, jadi harus ditindak lanjuti segera,” ucapnya.
Ketiga, dana bantuan madrasah yang hingga Juni 2018 belum
tersentuh sama sekali. Keempat, bantuan guru terpencil yang jumlahnya mencapai
95 orang dengan tunjangan Rp1,5 juta per orang. “Kalau beberapa program ini
bisa kita realisasikan segera, maka serapan anggaran kita bisa jauh meningkat,
karena anggaran Rp800 M berada di bawah pendidikan Islam,” harapnya.
Kabid Penmad Kanwil Kemenag Riau Drs H Asmuni MA dalam
laporannya menyebutkan, Rakor Seksi Kurikulum dan Seksi Kesiswaan Bidang
Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau dalam rangka mengevaluasi berbagai
kegiatan yang telah dilakukan sekaligus menindaklajuti kendala yang terjadi
dilapangan.
Peserta rakor sebanyak 107 orang, terdiri dari Kasi
Pendidikan Madrasah 12 Kabupaten/ Kota, 73 orang Kepala Madrasah Negeri se
Riau, 10 calon madrasah penegerian, Proktor dan Operator UN/ USBN se Provinsi
Riau.
“Dari Rakor ini tentu kita berharap beberapa program yang
belum berjalan segera dilaksanakan, dan yang masih terkendala segera
dituntaskan. Sehingga realisasi kegiatan kita dapat meningkat dan lebih baik,”
harapnya. (mus/eka)