Enam Santri Asal Riau Terima Beasiswa Santri Berprestasi
Ringkasan:
Pekanbaru, 5/5 (Humas)- Enam Santri asal Provinsi Riau lulus dalam seleksi Calon Penerima Beasiswa Santri Berprestasi yang di taja Oleh Kementerian Agama RI Tahun akademik 2010/2011. Keenam siswa tersebut berhak mengikuti serangkaian perkuliahan di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Pekanbaru, 5/5 (Humas)- Enam Santri asal Provinsi Riau lulus dalam seleksi Calon Penerima Beasiswa Santri Berprestasi yang di taja Oleh Kementerian Agama RI Tahun akademik 2010/2011. Keenam siswa tersebut berhak mengikuti serangkaian perkuliahan di perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Demikian disampaikan Kepala Bidang Pekapontren Kanwil Kemenag Riau Drs H Pandji Ade KhF ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu sore (5/5).
Ia menjelaskan pengumuman hasil seleksi penerima program beasiswa santri berprestasi berdasarkan SK Dirjen Pendidikan Agama Islam tertanggal 29 April 2010 tentang penetapan Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2010, dan disertai dengan Surat Edaran dari Dirjen Pendidikan Islam tanggal 3 Mei 2010 yang di tujukan kepada seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama seluruh Indoensia. Untuk Riau, enam orang Santri lulus dan berhak mengikuti kegiatan perkuliahan di perguruan tinggi Indonesia.
Adapun keenam santri asal Riau yang menerima beasiswa berpestasi tahun akademik 2010/2011 yakni, Uswatun Hasanah dari PP Darel Hikmah Pekanbaru, Gong Matua dari PP Modern Al Husna Rokan Hilir, Suci Handayani dari PP Islamic Al Hidayah Pinggir Kampar Timur, Muh Fadhillah Asyari dari PP Babussalam Pekanbaru serta Mardiah Boru Siregar dan M Khairul Fahmi dari PP Teknologi Riau Pekanbaru.
Mereka yang menerima program beasiswa santri berprestasi Kementerian Agama RI tahun 2010 ini akan di kuliahkan sampai selesai berdasarkan penempatan yang telah ditentukan oleh Kemenag RI. Seperti, Santri Uswatun Hasanah ke Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Mardiah Ke UIN Maulana Malik Ibrahim Bandung, Gong Matua ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Suci Handayani ke IAIN Walisongo Semarang, M Khairul Fahmi ke Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, dan Muh Fadhillah Asyari ke Institut Pertanian Bogor.
Kabid Pekapontren kembali menjelaskan sebelum mengikuti kegiatan perkuliahan para santri penerima beasiswa ini diwajibkan mengikuti kegiatan pra Universitas kurang lebih selama 2 bulan, dimulai Juni sampai Agustus 2010. Khusus bagi peserta program yang diterima di UIN Sunan Kalijaga, IAIN Sunan Ampel dan IAIN Walisongo tidak dilaksanakan program martikulasi. Peserta hanya akan mengikuti orientasi selam 10 hari sekitar Agustus 2010.
Terakhir Pandji mengharapkan agar santri yang berhak menerima program beasiswa santri berpestasi tahun 2010 ini dapat mengikuti semua kegiatan perkuliahan dengan baik. Karena semua biaya pendidikan akan dibebaskan termasuk living cost, tunjangan transpor, dan tunjangan organisasi per bulan selama studi di perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (js)