0 menit baca 0 %

Emrizal Pakis: Pelayanan Kesehatan Jamaah Haji Perlu Dioptimalkan

Ringkasan: Batam (Humas)- Kesehatan jamaah haji merupakan salah satu indikasi yang perlu diperhatikan dan dioptimalkan dalam pelayanannya untuk musim haji mendatang. Karena sebagian besar jamaah haji Debarkasi Batam khususnya yang berasal dari Provinsi Riau merupakan jamaah haji berusia rata antara 40- 70 tahu...
Batam (Humas)- Kesehatan jamaah haji merupakan salah satu indikasi yang perlu diperhatikan dan dioptimalkan dalam pelayanannya untuk musim haji mendatang. Karena sebagian besar jamaah haji Debarkasi Batam khususnya yang berasal dari Provinsi Riau merupakan jamaah haji berusia rata antara 40- 70 tahun yang sangat berisiko tinggi terkena penyakit, seperti mudah capek hingga serangan jantung. Asisten II Pemprov Riau, Emrizal Pakis, Rabu (24/11) usai menyambut kedatangan Jamaah Haji (JH) Kloter 1 Riau atau Kloter 3 Debarkasi Batam (BTH) di Asrama Haji Batam Centre mengatakan, berdasarkan hasil pantauannya di lapangan pasca kedatangan jamaah haji asal Rokan Hilir (Rohil) dan Pekanbaru, banyak sekali jamaah yang kelelahan dan langsung beristirahat dikamar. Belum lagi jamaah yang harus dibantu dengan kursi roda karena sudah tidak sanggup lagi untuk berdiri atau berjalan. "Sebagian jamaah merupakan jamaah yang sudah berusia lanjut dan sangat rawan terserang penyakit. Tapi kita juga tidak bisa menghalangi seseorang untuk menunaikan ibadah haji hanya karena usia yang sudah lanjut itu, untuk itulah pelayanan kesehatan kita minta bisa lebih dioptimalkan lagi, sehingga kerawanan tersebut dapat diminimalisir," harap Emrizal. Sementara itu berdasarkan informasi dari Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, H Erizal, hingga saat ini sebanyak 16 Jamaah haji Embarkasi Batam wafat di tanah suci, 9 orang merupakan jamaah haji asal Riau, 4 orang jambi, Kalbar 2 orang, dan Kepri 1 orang. Dimana faktor gangguan kesehatan merupakan penyebab utama wafatnya jamaah tersebut seperti terganggunya sistem pernafasan, jantung, hipertensi, dan kelelahan. Petugas Kesehatan Kantor Kesehatan Pelabuhan Panitia Pembantu Penyelenggara Ibadah Haji (KKP P3IH) Debarkasi Batam, dr Agus Jamaluddin Petugas, menambahkan, dengan banyak aktifitas yang dilakukan jamaah mempengaruhi kesehatan jamaah. "Faktor usia, kebugaran fisik, serta kurangnya melakukan rutinitas melakukan pengecekan kesehatan menjadi faktor terbanyak wafat jamaah saat ditanah suci. Berdasarkan data di Siskohat Cardiac Arrest, Hpertensi, Heart Attack, Respitarory Failure merupakan sebab wafat jamaah terbanyak pada tahun ini. Ini merupakan penyakit yang pada dasarnya sudah diidap oleh seseorang sejak ditanah air," ungkapnya. (msd)