Pekanbaru (Inmas)- Kepastian Riau untuk menjadi Embarkasi Haji Antara Haji Tahun 2017 belum ada keputusan final dari Menteri Agama. Namun dari hasil monitoring Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri (PHDN) Kemenag RI, Dr H Ahda Barori beberapa waktu lalu, diharapkan awal April 2017 sudah didapatkan keputusan tentang hal tersebut.
Demikian diungkapkan Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Selasa (4/4/2017) saat dikonfirmasi wartawan tentang hasil expose dan kunjungan lapangan terkait Embarkasi Antara yang dilakukan oleh Tim Pemprov Riau, Kanwil Kemenag Riau dan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Jumat 31 Maret 2017 kemarin.
"Sampai sekarang kita masih menunggu keputusan final dari Menteri Agama RI, karena tim dari pusat tentu akan melakukan kajian lagi sesuai hasil montoring terakhir yang dilakukan oleh Kemenag RI. Jika memang dianggap memenuhi semua syarat, maka kita akan menjadi Embarkasi Antara Haji tahun 2017, tetapi jika tidak ya artinya proses pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) tetap seperti tahun sebelumnya, yaitu berangkat ke Embarkasi Batam," jelas Ahmad Supardi.
Ia mengungkapkan, saat peninjauan ke Rusunawa oleh Asisten I Pemprov Riau H. Ahmad Shahrofie, stakeholder terkait, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau H Mahyudin, Kabid PHU Erizon Efendi dan Kasi- Kasi pada Bidang PHU, Kemenag RI melalui Direktur PHDN secara prinsip Kemenag telah menyetujui keinginan Provinsi Riau tersebut, tinggal memenuhi beberapa izin prinsip sehingga Embarkasi Antara dapat disetujui, seperti kesiapan sarana infrastruktur, penganggaran dan lainnya.
Menurut Ahda pada saat pengajuan untuk terbitnya izin penyetujuan Embarkasi Antara seharusnya Riau sudah melakukan persiapan secara penuh yakni seluruh insfrastuktur harus sudah selesai, apakah itu asrama yang terdiri dari kamar penginapan jamaah, aula keberangkatan dan pemulangan yang permanen, kantin, ruang bagasi, tempat manasik, ruang kantor untuk beberapa instansi terkait, bandara serta yang lain-lainnya sudah rampung.
"Upaya ini masih kita lakukan, dan masih menunggu keputusan dan arahan dari pusat, jika memang tahun ini tidak juga dapat terpenuhi, itu artinya masyarakat Riau harus bersabar lagi untuk tahun mendatang walau kita sudah berupaya keras untuk mewujudkan ini tahun 2017, namun karena berbagai kendalam kita harus sabar agar persiapan lebih matang pada tahun 2018 mentang,"Â ujarnya. (mus)