.
Pekanbaru (Inmas), Kebanyakan manusia beranggapan
bahwa jika kita menolong seseorang, maka kita telah berbuat baik. Belum tentu,
‘ Itu baru kewajiban, kita belum berbuat baik”. Ucapan ini disampaikan oleh Ka.
Kankemenag Kota Pekanbaru, Drs. H. Edwar S. Umar, M.Ag kepada Tim inmas saat
dalam perjalanan pulang dari MTs Negeri Andalan Kota Pekanbaru menuju Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru. Jum’at
(22/02/2019).
Untuk menjelaskan ungkapan diatas, berikut ini tim
inmas menceritakan contoh perbuatan nyata yang dilakukan oleh Ka. Kankemenag
Kota Pekanbaru saat menuju kantor. Cerita ini bukan bermaksud pencitraan, tapi
ini adalah nyata (benar-benar terjadi), Ceritanya begini. Sekitar pukul 11.20
WIB, dijalan Jenderal Sudirman ada sebuah mobil warna putih lagi mogok.
Tepatnya dipembelokan depan Gelanggang Remaja. Tampak supir mobiil tersebut
kebingungan untuk menghidupkan mobilnya. Sementara itu tdak ada yang
menolongnya. Akhirnya Ka. Kankemenag keluar dari mobil untuk membantu mendorong
mobil yang mogok tersebut.
Alhamdulillah berkat bantuan beliau dan seorang
pedagang yang turut membantu akhinya mobil yang mogok tersebut dapat hidup
kembali. Terkait dengan apa yang beliau lakukan tersebut. Beliau baru
melaksanakan kewajiban, bukan berbuat baik. Baru dikatakan berbuat baik, bila
sopir tadi diberi makan/minum. (Idris).