0 menit baca 0 %

Edukasi Remaja: KUA Tebing Tinggi Barat Lakukan Bimbingan BRUS di SMA N 1

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Kantor Urusan Agama (KUA) Tebing Tinggi Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa dan siswi SMAN 1 Tebing Tinggi Barat, Kamis(20/11). Kegiatan yang dipusatkan di mushala sekolah ini bertujuan memberikan edukasi tentang pencegahan pernikahan dini, s...

Meranti(Kemenag)- Kantor Urusan Agama (KUA) Tebing Tinggi Barat melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa dan siswi SMAN 1 Tebing Tinggi Barat, Kamis(20/11). Kegiatan yang dipusatkan di mushala sekolah ini bertujuan memberikan edukasi tentang pencegahan pernikahan dini, stunting, pola hidup sehat, pengembangan keterampilan remaja, serta pembinaan akhlak Qur’ani.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SMAN 1 Tebing Tinggi Barat, Sari Dewi, didampingi Kepala KUA Tebing Tinggi Barat, Alfi Syukri, beserta seluruh pegawai KUA. Dalam sambutannya, Sari Dewi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bimbingan tersebut.

“Program ini sangat penting dalam membentuk karakter dan wawasan remaja agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Kepala KUA Tebing Tinggi Barat, Alfi Syukri, menegaskan bahwa pembinaan remaja merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan keluarga. “Remaja perlu dibekali pemahaman sejak dini, terutama mengenai bahaya pernikahan dini serta pentingnya kesehatan mental dan spiritual,” jelasnya.

Salah satu penyuluh, Syafrianto, turut memberikan penekanan mengenai dampak pernikahan dini. "Remaja harus memahami konsekuensi jangka panjang dari pernikahan dini, termasuk risiko stunting dan kesiapan mental. Edukasi seperti ini penting agar mereka mampu membuat keputusan yang bijak dalam hidup,” ungkapnya.

Adapun pemateri dalam kegiatan BRUS ini meliputi Kepala KUA,  Alfi Syukri, tentang Filosofi BRUS, Penyuluh Agama Islam, Syafrianto tentang Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting Suziana tentang Remaja Sehat, Agus Safri tentang Remaja Terampil dan Ahmadi tentang Remaja Qur’ani dan Muhasabah.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan untuk menjadi remaja yang berkarakter, sehat, terampil, serta berlandaskan nilai Qur’ani. Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respon positif dari seluruh peserta. (t)