Tembilahan (Inmas) Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Inhil gelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1438 H/2017 M, Selasa (18/4) Jam 14:00 WIB di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hilir Jl. Keritang Tembilahan.
Hadir dalam acara tersebut Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi HS, MA beserta Ibu Hj. Maryam, M.PdI selaku penceramah pada peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Drs. H. Mahyuddin, MA beserta Ibu Hj. Rosmini, S.PdI, Kakan Kemenag Inhil Drs. H. Azhari, MA beserta Ibu Hj. Amnah Azhari, S.PdI, Subbag Tata Usaha Kemenag Inhil H. Guspiandi, S.Ag beserta Ibu Gusti Kasma Guspiandi, seluruh anggota DWP Kemenag Inhil.
Sebelum acara dimulai, dimeriahkan oleh penampilan Group Habsy dan Rebana DWP Kemenag Inhil dibawah pimpinan Hj. Amnah Azhari, S.PdI. Group ini pernah menjadi juara pada ajang festival rebana yang ditaja Pemda Inhil pada helatan MILAD Indragiri Hilir 2016. Ujar Hj. Amnah Azhari
Acara yang diawali dengan pembacaan Ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan Kemenag Inhil dan uraian hikmah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Bapak Ustadz Drs. H. Ahmad Supardi HS, MA.
Dalam uraiannya beliau menceritakan tentang peristiwa Nabi Muhammad SAW di Isra’ dan di Mi’rajkan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha lalu naik kelangit bersama Malaikat Jibril dengan menggunakan kendaraan Burak yang sangat cepat seperti kilat. Namun setelah turun dari langit, beliau (Muhammad) sempat termenung dan bingung bagaimana menceritakan kejadian yang beliau jalani kepada masyarakat kota makkah kala itu. Dan disaat itu pula datanglah pamannya Abu Jahal yang senantiasa ingin mengejek dan menanyakan kepada Muhammad apa yang sedang dipikirkan, ada kejadian apa sehingga membuat Kamu termenung? Lalu Abu Jahal pun mengumpulkan orang-orang di kota makkah dan Nabi pun menceritakan kejadian yang Beliau alami. Setelah itu ada salah seorang pedagang di kota makkah yang menanyakan kepada Muhammad berapakah jumlah pintu, jendela dan tiang-tiang pada masjidil Aqsha? dengan izin Allah SWT perlihatkan semua sehingga Nabi pun bisa menjawab sehingga pedagang itu membenarkan dan mempercayai bahwa kejadian yang Rasulullah alami memang benar-benar terjadi. Namun inti dari perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ialah tentang mendirikan Sholat yang saat ini kita kerjakan sebanyak lima waktu dalam satu hari satu malam. Demikan kutipan uraian hikmah peristiwa isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW yang disampaikan Ustadz Drs. H. Ahmad Supardi HS, MA. (utar)