Siak (Inmas) - Pondok Pesantren Baiturrahman An Nizhom
yang beralamat di Jalan Raya minas - Perawang, KM 9 Lukut, Kampung Minas Timur,
Kecamatan Minas, Siak masih tergolong muda usianya. Namun perkembangannya cukup
pesat karena kegigihan pemimpin ponpes untuk memajukan pondok tersebut dalam
segala aspek.
Dalam
kunjungan Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, bersama Camat Minas, Zainal Abidin,
Ka KUA Minas, Drs, Syahrizul, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Rabu (14/6/2017)
siang di pondok tersebut, terlihat banyak sekali perubahan lebih baik, mulai
dari bangunan kelas atau ruang belajar santri maupun jumlah santri serta usaha
ekonomi yang dilakukan pemimpin pondok.
Pengembangan
bangunan Ponpes ini juga tidak lepas dari bantuan Pemkab Siak dan juga program
CSR Bank Riau Kepri Cabang Siak pada tahun 2016. Dan ruang kelas yang baru itu
juga sudah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar meski belum diserahterimakan.
 Ustadz Yahya Siregar, pemimpin Pondok
menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Siak khususnya Pak Bupati, Syamsuar yang
telah sudi datang untuk kedua kalinya ke Ponpes Baiturrahman ini dan memberikan
motivasi kepada santri agar lebih giat belajar.
Ponpes
Baiturrahman ini juga baru memiliki izin tahun 2014 silam berkat perjuangan
Bupati Siak yang membantu mengusulaknnya ke Kemenag. Di sini juga sudah ada
santri yang hafal 5 juz Al Quran dan InsyaAllah bisa mencapai 30 juz seperti
yang diharapkan Bupati Siak.
"Kedatangan
Bapak ini sebagai penyemangat bagi kami. Dulu anak-anak santri belajar hanya
beralaskan lantai, sekarang sudah ada mobiler. Ada bantuan untuk pembangunan
ruang belajar ini, pertama dari Kemenag, lalu Bank Riau Kepri dan Pemkab Siak.
Alhamdulillah dari 14 rombel sudah ada 10 kelas yang berdiri dengan kokoh dan
megah. Kita masih butuh 4 kelas lagi," kata Yahya Siregar sambil membawa
Bupati Syamsuar berkeliling Ponpes yang dimpimpinya itu.
Selain
adanya penambahan kelas ini, lanjut Yahya, sekitar 2 tahun lalu Ponpes
Baiturrahman juga menerima zakat dari Pemkab Siak yang kemudian dibelikan untuk
sapi sebanyak 5 ekor. Dari sapi yang dibeli ini sudah produksi juga 6 ekor sapi
dan 1 diantaranya baru saja dijual untuk kebutuhan Ponpes sendiri.
"Bahkan
kita juga sudah buat 5 kolam ikan yang masing-masing kolamnya bisa diisi untuk
10 ribu ekor bibit ikan. Sudah pernah kita coba isi beberapa waktu lalu, tetapi
belum maksimal. Sekarang kolam kita kosong," ujar Yahya lagi.
Apa
yang menjadi harapan Ustadz Yahya itu diaminkan oleh Bupati Syamsuar.
Dikatakanya, peningkatkan yang cukup pesat pada Ponpes Baiturrahman ini tidak
terlepas dari semangat pimpinan pondok yang menginginkan perubahan. Â "Secara bertahap kita akan bantu untuk
melengkapi kekurangan yang ada di Ponpes ini. 4 kelas yang masih kurang juga
akan kita upayakan pembangunannya termasuk untuk pengadaan mobilernya. Karena
tidak mungkin ruang belajar ada, namun meja dan kursinya tidak ada," sebut
Bupati.
Selanjutnya,
Syamsuar juga memuji soal ternak sapi yang dikelola oleh santri-santri
Baiturrahman ini. "Saat serah terima bangunan kelas ini nanti, Pemkab Siak
juga akan memberikan bantuan bibit ikan nila untuk mengisi kolam yang ada. Yang
mana nantinya bisa dijadikan sebagai usaha pondok ataupun untuk konsumsi para
santri yang ada," ujar Pemimpin Siak yang sangat penduli pendidikan agama
ini. Dalam kesempatan yang sama selain Camat Minas, juga tampak hadir
mendampingi Bupati Siak, Kepala Cabang Siak Sri Indrapura Bank Riau Kepri, Doni
Raimond beserta jajarannya, Kepala UPT Disdik Minas. (Hd)