0 menit baca 0 %

Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Agama, Kua Pulau Burung Hadiri Penanaman Jagung Perdana

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Burung menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kepala KUA Pulau Burung, ABD Hayatussalis dalam kegiatan penanaman jagung perdana yang dilaksanakan oleh Pemerin...

Tembilahan (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Burung menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Kepala KUA Pulau Burung, ABD Hayatussalis dalam kegiatan penanaman jagung perdana yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa bersama Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Serumpun Jaya.

Kegiatan yang digelar pada Rabu (15/10/2025) di lahan pertanian Desa Pulau Burung ini dihadiri oleh Camat Rajali, Kapolsek AKP Azwar Ali, perwakilan Danramil Sertu Siswanto, Kepala Desa Riswan Khaidir, serta berbagai unsur tokoh masyarakat dan ibu-ibu PKK.

Kehadiran Kepala KUA dalam inisiatif pertanian ini menekankan bahwa urusan keagamaan tidak terlepas dari upaya mewujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan umat, termasuk aspek pangan dan ekonomi.

Ditemui usai penanaman simbolis, ABD Hayatussalis menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi Desa dan Bumdes Serumpun Jaya. Ia menilai program ketahanan pangan ini sangat sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan umatnya untuk produktif dan menjaga ketersediaan sumber daya.

"KUA tentu mendukung penuh inisiatif mulia ini. Kesejahteraan masyarakat, baik secara spiritual maupun material, adalah bagian dari tugas kita bersama. Konsep kemaslahatan umat sangat erat kaitannya dengan kemandirian pangan. Jika pangan terjamin, maka ibadah dan kehidupan sosial pun akan berjalan lebih tenang dan fokus," ujar ABD Hayatussalis.

Lebih lanjut, Kepala KUA menyatakan bahwa KUA siap bersinergi dengan Pemerintah Desa dalam menyosialisasikan program-program produktif seperti ini kepada masyarakat, terutama melalui peran penyuluh agama.

"Kami memiliki Penyuluh Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami siap membantu menyebarkan semangat gotong royong dan etos kerja produktif ini, menjadikan kegiatan pertanian sebagai bagian dari ibadah dan upaya mencari rezeki yang halal dan berkah," tambahnya.

Kegiatan penanaman jagung ini sendiri merupakan langkah konkret Desa Pulau Burung dalam memanfaatkan lahan tidur dan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan, diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta.  (Ria)