0 menit baca 0 %

Dukung GUBRI jadikan Riau zona Eksekutif Syari'ah

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas),  Mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) STEI Iqra Annisa Pekanbaru di MAN 4 Pekanbaru, secara simbolis dilakukan dengan penyerahan cinderamata dan sertifikat dari 4 (Empat) orang mahasiswa peserta KKD kepada pihak madrasah dan guru pembimbing pada Jum'at (7/2/2020).


Pekanbaru (Inmas),  Mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Dakwah (KKD) STEI Iqra Annisa Pekanbaru di MAN 4 Pekanbaru, secara simbolis dilakukan dengan penyerahan cinderamata dan sertifikat dari 4 (Empat) orang mahasiswa peserta KKD kepada pihak madrasah dan guru pembimbing pada Jum'at (7/2/2020). KKD adalah salah satu syarat mutlak bagi mahasiswa STEI Iqra Annisa untuk dapat menyandang gelar Sarjana Ekonomi Syariah.

Berdasarkan keterangan dari Dr. Budi Trianto, SE, M.Si, Ketua STEI Iqra Annisa Pekanbaru, pada awal tahun 2020 ini STIE Iqro Annisa menurunkan sebanyak 32 mahasiswa di 16 SMK dan SMA se-Kota Pekanbaru. Fokus KKD ini adalah untuk melakukan literasi keuangan syariah kepada para siswa SMA/SMK/MA.

Waka Bidang Kurikulum MAN 4 Pekanbaru, yang juga pengampu Mata Pelajaran Fiqih ditunjuk pihak madrasah menjadi Guru Pembimbing untuk mahasiswa peserta KKD tersebut. "Program KKD ini sangat diapresiasi. Karena melalui program ini, siswa dipahamkan tentang literasi keuangan syariah. Tentu hal ini senafas dengan upaya pemerintah pusat yang akan menjadikan provinsi Riau sebagai zona eksekutif syariah, sebagaimana disampaikan Gubernur Riau, Bapak Syamsuar pada Januari lalu saat berkunjung ke Wakil Presiden, Prof. Dr (HC) KH. Ma'arif Amin", ujar Oloan Harahap, MA.

Yusri sebagai kordinator mahasiswa KKD STIE Iqro Annisa menyampaikan kebahagiannya atas kehangatan, dukungan dan bimbingan segenap civitas akademika MAN 4 Pekanbaru selama dilaksanakannya kegiatan KKD ini. "Dengan meleknya literasi keuangan syariah dikalangan terdidik, diharapkan pengetahuan tentang ekonomi Islam di tengah-tengah masyarakat juga akan semakin membaik" harap Yusri  (Zhendri)