0 menit baca 0 %

Dua Jemaah Kloter BTH 09 Dirujuk Karena Diagnosa Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) Hingga kini, rangkaian puncak haji terus berlangsung. Kabar dari Makkah menyebutkan jika ada dua calon jemaah haji asal Riau yang tergabung dalam kloter BTH 09 yang dirujuk kei rumah sakit. Menurut informasi dari Tim Petugas TKHI kloter Dr.

Riau (Inmas) – Hingga kini, rangkaian puncak haji terus berlangsung. Kabar dari Makkah menyebutkan jika ada dua calon jemaah haji asal Riau yang tergabung dalam kloter BTH 09 yang dirujuk kei rumah sakit. Menurut informasi dari Tim Petugas TKHI kloter Dr. Yudi melaporkan langsung dari makkah perihal Jamaah BTH 09 yang di Rujuk Ke RSAS King Abdul Aziz, Minggu (11/08).

Didampingi Roslaini binti Khatib, Hasmi bin Ruslan Zainud (74) mengaku mengeluhkan badannya yang lemas dan tidak mau makan, KU: Lemah. Riwayat jemaah post rawatan KKHI.

Jemaah Calon Haji BTH 09 yang  tercatat dengan no. Porsi 400075553, terdiagnosa  Anemia + Hipoglikemia ini merupakan JCH dengan No Paspor: C3087604 itu, Sebelumnya  dirujuk ke KKHI Mekah, dan mendapatkan terapi injeksi Ceftriaxone 2 gr dan inj D40%.  Advis dr Syaifullah SpPD rujuk ke RSAS King Abdul Azis

Pasien yang tergabung pada Maktab 2 ini diketahui mengalami sepsis di bagiaj kaki dengan TD : 86/64 MmHg, Nadi: 112 x/mnt, T: 36.7 C,  SpO2: 82, GDS awal: 58, dan GDS terakhir:116 serta HB: 6.8

Selain itu, Dr. Yudi yang bertugas di kloter BTH 09,  juga melaporkan Jemaah lain yang dirujuk ke KKHI, Mekah.

Melalui  inmas Kanwil Kemenag Riau, mengabarkan  Jemaah Haji BTH 09 yang di Rujuk Ke KKHI Mekah atas nama Siryo bin Khasan Dharkim (69) tergabung pada Maktab 2 dengan No Porsi: 400074163 didampingi Sairah Binti Dulhadi.

Jemaah dengan No Paspor B3072943 itu memiliki Keluhan Badan panas tinggi dan tidak mau makan. KU: Lemah.

Adapun Tindakan yang dilakukan: pasang IVFD RL Guyur 2 kolf, setelah loading  drip Neurobion

Karena kondisi pasien dengan TD : 100/80MmHg, Nadi: 112 x/mnt, T: 40c, SpO2: 85 Sehingga terdiagnosa: Heat stroke. Persoalan ini sudah konsul dr Untar, advis Rujuk KKHI Mekah, sebagaimana disampaikan Dr. Yudi.(vera)