0 menit baca 0 %

Drs Wandi Utama Pandu Do’a Pada Upacara Kesaktian Pancasila

Ringkasan: Siak (Inmas) Penyelenggara Syari ah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. Wandi Utama pimpin do a pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Siak, Selasa, (01/10/19). Pembacaan teks do a yang merupakan akhir dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu berisi tentang m...

Siak (Inmas) – Penyelenggara Syari’ah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. Wandi Utama pimpin do’a pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Siak, Selasa, (01/10/19). Pembacaan teks do’a yang merupakan akhir dari peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu berisi tentang makna persatuan dan persaudaraan antara sesama warga negara, serta tugas generasi saat ini sebagai pengisi dengan nilai kandungan yang terdapat di dalam falsafah Pancasila. Dari sekian bait do’a, berbunyi sebagai berikut :

“Ya Allah, Tuhan yang maha pemersatu, jadikanlah peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah kami dari permusuhan dan perselisihan serta perpecahan, kuatkan ikatan diantara bangsa kami agar senantiasa menjaga kedamaian, saling menjaga kerukunan, saling menampakkan keramahan, dan saling menyokong kemajuan.

“Arahkan seluruh anak negeri agar senantiasa menjaga saling menjaga persaudaraan, sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan. Ya Allah Ya Tuhan yang Maha Pemberi Petunjuk, Engkau telah merahmati dan memberkati kami dengan keamanan dan kenyamanan. Bimbinglah kami agar dapat merawat Negeri itu sesuai dengan ridhoMu. Segarkan ingatan kami, untuk mengenang pahlawan yang rela ikhlas berkorban demi Negara ini. Ringankan gerak kami, untuk mengisi hari-hari ini dengan perbuatan iman, kemuliaan adab, keadilan hukum dan kesejahteraan yang merata. Ya Allah, kabulkan segala doa dan permohonan kami, amin ya rabbal alamin.”

Bupati Siak, Drs. H. Alfedri, M.Si, selaku Inspektur upacara menyampaikan Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan oleh pemerintah untuk menanamkan pesan dihati seluruh rakyat Indonesia, bahwasannya Pancasila sebagai ideologi negara tidak akan tergantikan oleh paham apapun, setelah sebelumnya terjadi upaya penggantian ideologi yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI). "Gerakan Komunis G30S/PKI merupakan fakta sejarah yang tidak boleh terulang. Amanat Pancasila jelas dan tegas melalui TAP MPRS XXV Tahun 1966 bangsa Indonesia melarang Komunis dan gerakannya," ujar Alfedri.

Hadir pada Upacara tersebut seluruh Pejabat mulai dari pimpinan OPD, SKPD, Lembaga, Ormas, Tokoh Agama, Adat, TNI, Polri, Satpol PP, ASN, hingga para pelajar dan masyarakat yang antusias menyaksikan upacara. Bertindak selaku perwira upacara adalah Kapten Sabar Riswanto Danramil 06 Sungai Apit, Komandan Upacara Ipda Arifullah Kanit Bimas Polsek Siak, Pembaca Ikrar Ketua DPRD Kabupaten Siak Azmi SE, Pembaca Naskah Pembukaan Undang Undang Dasar 1945 M Suryansah S.STP (Hd)