0 menit baca 0 %

Drs. H. Nursya: Semua Harus Dimulai Sejak Dini

Ringkasan: Siak (Inmas) Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya, menghadiri undangan untuk mewisuda 25 santri Madrasah Tsanawiyah (MTS) An-Nur Kecamatan Tualang.Acara wisuda, berjalan sangat meriah, diikuti santri MTs dan santri TK Islam An-Nur, orang...

Siak (Inmas) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya, menghadiri undangan untuk mewisuda 25 santri Madrasah Tsanawiyah (MTS) An-Nur Kecamatan Tualang.

Acara wisuda, berjalan sangat meriah, diikuti santri MTs dan santri TK Islam An-Nur, orang tua wali murid, majelis guru dan komponen umat Islam lainnya kemarin, di halaman utama MTs An-Nur.   

Hadir pada acara tersebut, Kasubbag TU Kemenag Siak Drs. H. Nursya, Camat Tualang, Pengawas Kemenag Siak Zulkarnain, M.Pd, Anggoata DPRD Siak H. Musar,S.H, Kepala Kampung Pinang Sebatang Barat Herman, Pengurus Yayasan H. Abd Muis Usman, S.PdI, Masnur, M.Pd, Ka. MTs An Nur Syartunis,S.PdI dan Tokoh Masyakat lainnya.      

Acara wisuda semakin meriah dengan penampilan kreatifitas dari santri-santri MTs dan TK Islam An-Nur, rebana, dai cilik, pidato perpisahan dari santri yang tamat, pidato selamat jalan dari santri MTs yang belum tamat, dan atraksi lainnya, yang kesemuanya dilakoni santri MTs An-Nur.       
 
Kasubbag TU Kemenag Siak Drs. H. Nursya, dalam sambutan menyatakan, bahwa kehadiran MTs yang jumlahnya 36 unit di Kabupaten Siak, telah memberikan kontribusi positif dalam pembinaan generasi muda sebagai generasi penerus harapan bangsa.           

Saat ini generasi muda dihadapkan pada berbagai tantangan zaman, yang dapat menjerumuskannya ke dalam dekadensi moral sebagai akibat dari pergaulan bebas, peredaran narkoba, prostitusi, perjudian, geng motor, dan kenakalan moral lainnya, Menurut Nursya, mengatasi semua permasalahan, dapat diatasi dengan pendekatan agama, karena itu sungguh tepat program magrib mengaji yang telah kita canangkan dan telah kita tingkatkan dengan program menghafal Alqur’an. Diharapkan dengan kedekatan anak-anak kita pada Alqur’an, mereka akan terhindar dari wabah persoalan tersebut dan semua harus dimulai sejak dini, ucap Nursya. (Hadi)          Â