0 menit baca 0 %

Drs. H. Nursya Pandu Pembacaan Do’a Pada Peringatan Hari Ibu Ke 89, Hari Ayah Ke 11 Dan Bela Negara Di Halaman Kantor Bupati Siak

Ringkasan: Siak (Inmas) Upacara peringatan hari Ibu ke 89, hari Ayah ke 11 dan Bela Negara di Kabupaten Siak berlangsung dengan penuh khidmat. Drs. H. Nursya selaku perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak diberi penghormatan untuk memimpin pembacaan do a sampena hari Ibu ke 89, hari Ayah ke 1...

Siak (Inmas) – Upacara peringatan hari Ibu ke 89, hari Ayah ke 11 dan Bela Negara di Kabupaten Siak berlangsung dengan penuh khidmat. Drs. H. Nursya selaku perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak diberi penghormatan untuk memimpin pembacaan do’a sampena hari Ibu ke 89, hari Ayah ke 11 dan Bela Negara di Kabupaten Siak yang turut dihadiri oleh Sekretaris Deputi Tumbuh Kembang Anak, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) Sri Prihantini Lestari Wijayanti, Selasa (19/12/2017).

Dengan penuh khusyu’ dan kerendahan diri, tampak para peserta begitu khidmat dalam menyimak dan meng-aminkan setiap bait do’a yang dibacakan Kepala Subbag TU Kankemenag Siak tersebut. “Allahumma ya Allah, Engkau Maha Pemurah Pencurah Rahmat Yang Maha Pengasih tak pilih kasih, Yang Maha Penyayang tak terbilang, Curahkanlah rahmat, inayah, barokah dan kasih sayangmu kepada kami anak bangsa negeri tercinta Indonesia agar kami dapat meneruskan perjuangan dan cita-cita pendahulu kami untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur”.

“Ya Allah, berkat karunia dan nikmat dari-Mu kami semua dapat memperingati hari Ibu ke 89, hari Ayah ke 11 dan Bela Negara di Kabupaten Siak yang merupakan hari bersejarah yang tak dapat kami lupakan sepanjang hayat. Kami menyadari betapa besar jasa para para ibu, ayah dan Negara ini dalam mengangkat harkat dan martabat memperjuangkan kesatuan, persatuan dan kemerdekaan Indonesia”.

“Allahumma ya Allah, Yang Maha Kuasa, Engkau Maha Kuasa atas segalanya, berikan kami secercah kekuasaanMu agar kami dapat membina semangat perdamaian dan meneruskan penjuangan untuk mencapai cita-cita bangsa kami. Kasih sayang dan perlindungan-Mu senantiasa kami dambakan untuk dapat melangkah dijalan-Mu”. Yaa Allah Yang Maha Pengampun,         Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa orang tua kami, pemimpin kami dan pahlawan kami yang telah berjuang bagi kesatuan dan persatuan bangsa dan negara kami. Hanya kepada-MU ya Allah kami berserah diri dan hanya kepada-Mu kami memohon perlindungan, keselamatan dan perdamaian negara ini”.     Yaa Allah, perkenankanlah do’a kami.            Amin ya Robbal ‘alamiin. (Hd)