0 menit baca 0 %

Drs. H. Nursya Pandu Do'a Pada Peringatan Hari Pahlawan 2019

Ringkasan: Siak (Inmas) Kepala Sub bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya pimpin do a pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2019, yang berlangsung di lapangan Tugu depan Istana Siak, Kota Siak Sri Indrapura, Ahad (10/11/2019). Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 ini bertema Aku...

Siak (Inmas) – Kepala Sub bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Nursya pimpin do’a pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2019, yang berlangsung di lapangan Tugu depan Istana Siak, Kota Siak Sri Indrapura, Ahad (10/11/2019). Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 ini bertema “Aku Pahlawan Masa Kini”. Pembacaan teks do’a yang merupakan bagian dari peringatan Hari Pahlawan itu berisi tentang makna perjuangan, persatuan dan persaudaraan antara sesama warga negara, serta tugas generasi saat ini sebagai pengisi dengan nilai kandungan yang terdapat di dalam perjuangan tersebut. Dalam sekian bait d’a yang dipanjatkan dengan khusyu’ Nursya bermohon agar Negeri ini senantiasa dijaga oleh Allah.

“Ya Allah, Tuhan yang maha pemersatu, jadikanlah peringatan Hari Pahlawan ini sebagai momentum untuk senantiasa menjaga semengat para pahlawan bangsa serta dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah kami dari permusuhan dan perselisihan serta perpecahan, kuatkan ikatan diantara bangsa kami agar senantiasa menjaga kedamaian, saling menjaga kerukunan, saling menampakkan keramahan, dan saling menyokong kemajuan.

“Arahkan seluruh anak negeri agar senantiasa menjaga semangat para pahlawan yang rela berkorban demi Negeri ini serta dapat saling menjaga persaudaraan, sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan. Ya Allah Ya Tuhan yang Maha Pemberi Petunjuk, Engkau telah merahmati dan memberkati kami dengan keamanan dan kenyamanan. Bimbinglah kami agar dapat merawat Negeri itu sesuai dengan ridhoMu. Segarkan ingatan kami, untuk mengenang pahlawan yang rela ikhlas berkorban demi Negara ini. Ringankan gerak kami, untuk mengisi hari-hari ini dengan perbuatan iman, kemuliaan adab, keadilan hukum dan kesejahteraan yang merata. Ya Allah, kabulkan segala doa dan permohonan kami, amin ya rabbal alamin.”

Dalam kesempatan ini, Bupati Siak, Alfedri yang membacakan sambutan tertulis dari Menteri Sosial RI mengatakan, kalau dulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa untuk melawan para penjajah. "Sekarang, untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi juga bisa dengan menorehkan prestasi diberbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional," kata Alfedri. (Hd)