Rokan Hilir (inmas) – Di era globalisasi dewasa ini, banyak perilaku orang mulai berubah. Oleh karena itu Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Rokan Hilir melalui Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Drs. H. Naini, M.Pd mengajak seluruh orang tua agar dapat memberikan bekal ilmu agama terhadap anaknya. Dan salah satunya adalah menyekolahkan anaknya di sekolah Raudlatul Athfal maupun madrasah.
“selain mendapatkan pendidikan umum, RA lebih banyak memberikan pendidikan agamanya dan khusus pendidikan agamanya adalah MDTA,” Kata Kasi Penmad usai menghadiri acara wisuda dan pelepasan santriwan santriwati RA dan MDTA Almawaddah di Hotel Suzuya, Bagan Batu Kec. Bagan Sinembah, Senin (30/4).
Kasi Penmad menjelaskan, di era globalisasi ini pengaruh besar terhadap perubahan perilaku seseorang sudah sangat mengkhawatirkan. Hal itu disebutkan beberapa faktor seperti kemudahan mendapatkan informasi dengan menggunakan android, pengaruh narkoba dan pergaulan tanpa batas. “maka dari itu kita berharap senantiasa kepada orang tua untuk membentengi diri anaknya dengan bekal ilmu agama sejak dini,” ajak Kasi.
Namun demikian hal itu tidak terlepas juga tanggung jawab bersama dan bukan berarti pasrah terhadap sekolah, lingkungan dan masyarakatpun harus memberikan pengawasan dan pebdidikan juga tentunya. “pendidikan agama adalah salah satu bekal untuk membentengi diri, ungkap Kasi.
Dalam kesempatan ini Kasi Penmad sangat memberikan apresiasi terhadap madrasah dan wali santri RA/MDTA Almawaddah atas dilaksanakannya wisuda. Sekaligus pelepasan yang cukup ramai dan semangat serta menampilkan santri santrinya untuk membacakan ayat Alquran menghafal dan ceramah agama. “untuk kesekian kalinya saya berikan aplus terhadap pengurus yayasan, kepada madrasah, majelis guru dan orang tua santri yang telah berpartisipasi aktif. Dengan memberikan bimbingan pendidikan agama dan atas kerjasama yang baik, mereka anak anak seusia dini sudah bisa membaca ayat suci dan menghafal Alquran,” ujarnya.
Kemudian dari pada itu dia mengaku haru atas keuletan, keikhlasan dan kesabarannya untuk mendidik dan membimbing anak anak sehingga mereka bisa dan mengerti pendidikan agama. “sekolah RA dan MDTA memang lebih banyak memberikan pendidikan agamanya seperti membaca dan menghafal Alquran, berbagai doa, adab dan perilaku santri. Dengan modal itu maka moralitas akan tetjaga,” ujar H. Nai. (Nsh)