0 menit baca 0 %

Drs. H. Naini : Kepala Sekolah Harus Seorang Visioner, Punya Inisiatif dan Kreatifitas

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas)- Berdasarkan Keputusan Kanwil Kemenag Riau bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Ibtidaiyah dilaksanakan dari tanggal 9-11 Mei 2016 bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional Madrasah Aliyah. Kepala Seksi Penmad Kemenag Kab.

Rokan Hilir (Inmas)- Berdasarkan Keputusan Kanwil Kemenag Riau bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) Madrasah Ibtidaiyah dilaksanakan dari tanggal 9-11 Mei 2016 bersamaan dengan pelaksanaan Ujian Nasional Madrasah Aliyah.

Kepala Seksi Penmad Kemenag Kab. Rokan Hilir Drs. H. Naini saat kunjungan PGS Kakanwil Kemenag Riau Drs. H. Mahyudin, MA pada Rabu (11/5) di MTs Negeri Ujung Tanjung menyampaikan bahwa pelajaran yang diujikan adalah Al-Qur’an Hadits, Aqidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dan Bahasa Arab. Dari 5 pelajaran yang diUMBNkan ini tentunya membutuhkan biaya penggandaan soal. Namun sampai sekarang belum ada sepeserpun dana operasional yang bisa digunakan. Bersama Kepala Kemenag Rokan Hilir H. Agustiar berinisiatif untuk menanggulangi terlebih dahulu pembiayaan tersebut.

Lebih lanjut H. Naini menjelaskan alur UAMBN MI yang menjadi tugas Panitia Ujian Kabupaten dari penggandaan soal ujian, penyusunan jadwal, teknis pengawasan ujian berupa pengawas silang murni antar MI maupun pengawas silang Guru Bidang Studi, pelaksanaan monitoring dilaksanakan yang diserahkan kepada KKM MI masing-masing, teknis penyerahan hasil UAMBN ke Kemenag Kab. Rokan Hilir.

“dan mulai tanggal 16-18 mei 2016 Madrasah Ibtidaiyyah akan melaksanakan Ujian Nasional.” Ungkap H. Naini mengakhiri penjelasan tentang UAMBN MI

Ditempat dan kegiatan yang sama saat diwawancarai H. Darwis, MA Direktur Majalah Dinamis Kanwil Kemenag Riau, H. Naini mengatakan bahwa untuk meningkatkan mutu madrasah banyak aspek yang harus mendapatkan perhatian kita. Pertama adalah kepemimpinan kepala madrasah. Tdak bisa tidak kita harus fokus kepada kepemimpinan kepala madrasah. Keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak bisa lepas dari kepala madrasahnya seperti apa. Kepala madrasahnya punya visioner yang luar biasa itu tentu akan membawa keberkahan dan kesuksesan sebuah madrasah. Oleh karena itu kita berharap kepala madrasah adalah orang-orang yang visioner. Kedepan akan ada regulasi/kebijakan yang akan diberlakukan bagi seseorang yang akan menjadi kepala madrasah yaitu harus dites terlebih dahulu kompetensinya. Setalah itu mengikuti dikalat 10 hari di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang dan baru diangkat menjadi kepala madrasah. Kebijakan ini akan diterapkan agar kepala madrasah menjadi lebih baik dibanding yang lalu.

Yang kedua seorang kepala madrasah punya inisiatif dan kreatifitas. Sudah banyak madrasah-madrasah yang maju karena kepala sekolahnya punya inisiatif dan kreatifitas. Cara untuk menumbuhkan inisiatif dan kreatifitas pada diri kepala madrasah dengan mengunjungi madrasah-madrasah yang sudah maju, kita belajar dari mereka. “itu bagian dari pencerahan bagi seorang pemimpin yang akan mempengaruhi kebijakan-kebijakan yang akan diambilnya.” Tegas H. Naini. Bagansiapiapi, 12/5. (Nasuha)