0 menit baca 0 %

Drs. H. Muharom: Setiap Pasangan Keluarga Harus Saling Mengokohkan Demi Mewujudkan Visi Keluarga Sakinah

Ringkasan: Siak (Inmas) - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom saat mengawali pengantar materinya menjelaskan bahwa kegiatan mengatakan acara ini bertujuan untuk membangun fondasi keluarga sakinah dan merancang bagaimana pasutri bisa melalui berbagai masalah dengan kondusif dan secara Islami,...

Siak (Inmas) - Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom saat mengawali pengantar materinya menjelaskan bahwa kegiatan mengatakan acara ini bertujuan untuk membangun fondasi keluarga sakinah dan merancang bagaimana pasutri bisa melalui berbagai masalah dengan kondusif dan secara Islami, termasuk mengelola keuangan dan mengatasi problem keluarga. “Bagaimana dinamika kehidupan keluarga itu bisa dikelola dengan baik sehingga pasutri semakin memperkokoh fondasi keluarga sakinah, kesungguhan bersama dalam mengatasi konflik serta diharapkan bisa menjadi keluarga yang harmonis, sehat dan saling memberikan kebahagiaan,” katanya.

Adapun dalam materinya, Muharom menjelaskan unsur-unsur keluarga sakinah meliputi perkawinan yang syah menurut agama dan Negara, terpenuhinya kebutuhan spiritual dan material, ada rasa kasih sayang keluarga, lingkungan dan semangat memperdalam ilmu agama dan pengamalannya. “Hubungan pasutri yang ideal yaitu kompak dalam hal niat dan tujuan membentuk keluarga, bergaul dengan baik yakni saling menghormati, saling kasih sayang, saling memaafkan, mengalah, jujur, berterus terang, saling percaya dan bekerjasama, menjaga rahasia keluarga dan berakhlaqul karimah,” jelasnya.

Selain itu, Muharom juga menjelaskan pentingnya menjaga sumber makanan yang pasti ke-halal-annya. Tentang hubungan suami istri yang ideal, Muharom menegaskan agar setiap pasangan dapat menjaga kekompakan dalam niat dalam tujuan membentuk keluarga sakinah. Selain itu, setiap pasangan mesti bergaul dengan baik yakni saling menghormati, saling kasih sayang, saling memaafkan/mengalah, jujur/berterus terang, saling percaya dan bekerja sama. Hal yang tak kalah pentingnnya adalah saling menjaga rahasia rumah tangga, beraklaq baik terhadap keluarga dan saling mengingatkan urusan agama. Muharom menambahkan pentingnya manajemen keluarga samara yaitu adanya planning (perencenaan), organizing (pengorganisasian) dan actuating (penggerakan). Dengan pengelolaan keuangan keluarga yang baik menjadi kunci kebahagiaan rumah tangga.

Terkahir, Muharom berpesan kembali bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya memberikan bimbingan pengelolaan keuangan dan ketahanan keluarga dalam menjalankan kehidupan berumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. “Harapannya keluarga mampu merencanakan kebutuhan hidup keluarga, keluarga mampu memenuhi kebutuhan hidup serta menekan angka perceraian pasangan muda usia nikah. Tindak lanjutnya adalah memberikan keterampilan, bimbingan dan pelatihan kerja dengan bimbingan singkat usaha kecil pengelolaan budidaya masyarakat setempat,” harapnya. (Hd)