Siak (Inmas) – Rabu, (04/03/2020), saat menerima kunjungan komisioner Baznas Kabupaten Siak di ruangannya, Drs. H. Muharom selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak turut mengapresiasi kinerja dan keberhasilan yang diraih Baznas Kabupaten Siak selama ini. Bagi Muharom, Baznas Kabupaten Siak dalam perjalanannya kini telah melakukan banyak hal yang luar biasa dengan program-program strategis dan menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, Kankemenag Siak sebagai mitra Baznas Kabupaten Siak diharapkan agar selalu bersinergi dan saling menopang demi kepentingan ummat dalam hal kesejahteraan.
Dalam pertemuan ini Muharom juga berpesan kepada Baznas Kabupaten Siak bahwa suatu penghargaan (award) merefleksikan sebuah pertanggungjawaban bagi penerima penghargaan dan yang memberikannya. “Saya berharap segenap lembaga pengelola zakat di daerah kita mampu meningkatkan sinergi dan energi kebersamaan untuk memajukan umat dan membangun bangsa melalui gerakan zakat. Kementerian Agama sebagai regulator, pembina, dan pengawas pengelolaan zakat nasional, serta BAZNAS sebagai operator dan koordinator dari pengelola zakat, dari tahun ke tahun, terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat," jelas Muharom.
Muharom juga mengatakan, bahwa zakat bukan hanya sekedar ibadah untuk diri pribadi, namun lebih dari itu zakat, merupakan ibadah maaliyah ijtimaiyah yang membawa misi melindungi kemanusiaan dari segala hal yang berpotensi dapat merendahkannya. Oleh sebab itu, jangan menganggap mustahik zakat hanya sebagai objek penyaluran dana zakat yang tangannya berada dibawah tangan saudara-saudara, tetapi tempatkan dan hargai mereka sebagai mitra lembaga dalam mencapai tujuan zakat itu sendiri.
Pada kesempatan ini, Ketua Baznas kabupaten Siak, mengungkapkan bahwa Tahun ini Baznas Kabupaten Siak kembali mendapat reward saat audit laporan keuangan dari Kantor Akuntan Publik dengan predikat “Wajar”. "Kami bersyukur, sudah 5 tahun berurut-turut laporan keuangan tahunan, pengumpulan, pengelolaan, dan pendistribusian dana zakat telah mencapai tingkat Wajar" ujarnya.
Sepanjang Tahun 2019 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak telah mengumpulkan zakat, infak dan sedekah (ZIS) mencapai Rp 15,8 miliar. Angka tersebut mengalami peningkatan sekitar 25 persen dari penerimaan ZIS tahun sebelumnya, dan juga merupakan jumlah pengumpulan Zakat tertinggi di Propinsi Riau. (Hd)