Siak (Inmas) – Dalam sambutannya saat menghadiri pelantikan Pejuang Subuh Siak periode 2019-2021 di Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim, Jum’at Subuh, (08/02/19), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom dalam sambutannya mengapresiasi atas terbentuknya komunitas Pejuang Subuh yang diinisiasi oleh para pemuda. “Komunitas pejuang Subuh ini sangat baik dan bagus. Hal ini karena diisi oleh para pemuda, sehingga program Pemda Siak bersama Kankemenag Siak untuk meramaikan Sholat berjama’ah ke masjid semakin solid. Selain itu kita di Kankemenag Siak juga terus mensosialisasikan program masjid layak anak”, ungkapnya senang.
Muharom yang juga masuk dalam anggota Dewan Syuro Pejuang Subuh Siak ini juga menyampaikan bahwa Gerakan sholat subuh berjamaah ini selain untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah, juga untuk mendoakan agar pemimpin negeri ini peduli pada umat Islam. Selain itu juga umat Islam diminta untuk meningatkan kesabaran, memperbanyak zikir dan doa dan semakin ramaikan masjid pada waktu subuh, karena salah satu indikator kebangkitan umat Islam bila sholat subuhnya ramai seperti sholat Jum’at.
“Sudah menjadi ketetapan Allah di dalam Alquran bahwa umat Islam adalah umat terbaik, “khairu ummah”. Bahkan dalam sejarah hal ini sudah pernah terbukti di zaman para sahabat dan tabiin. Bukan hanya itu, predikat “terbaik” akan tetap disandang oleh umat ini sepanjang masa jika syarat-syaratnya terpenuhi. Ini sejalan dengan firman Allah ta’ala “Wa antum a’launa in kuntum mu’minin”, dan kalian adalah umat yang paling tinggi derajatnya jikan kalian umat yang beriman. Atau di ayat lain: “kuntum khaira ummah ukhrijat linnaas” kalian adalah umat terbaik yang pernah dilahirkan untuk umat manusia. Oleh sebab itu, melalui Gerakan Sholat Shubuh Berjama’ah ini kita jadikan momentum untuk menyongsong kebangkitan Islam di seluruh dunia”, ujarnya.
Terakhir, Ia mengatakan, umat Islam memiliki jumlah yang sangat besar. Maka itu, ini adalah saatnya umat harus bangkit dari keterpurukan di semua lini. Salah satunya pada hal-hal sederhana namun utama, yakni shalat subuh berjamaah. “Saya harap dengan gerakan ini, umat bisa semakin kuat dan bangkit,” begitu harapan Muharom dalam sambutannya. (Hd)