Siak (Inmas) – Jum’at, (13/07/18), “Sesungguhnya dunia ini adalah ladang untuk menanam kebaikan sebanyak-banyaknya. Hasilnya nanti akan kita panen bisa di dunia dan tentunya di akhirat kelak Insya’Allah”, demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom di Musholla Mitahunnajah saat menyampaikan kajian di hadapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Kankemenag Siak.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, “apakah kita yang hidup hari ini beramal untuk ba’dal maut atau qablal maut. Jika kita beramal untuk qablal maut, kita bukan orang yang cerdas. Jika manusia itu bisa memenuhi tujuan penciptaannya untuk beribadah, maka selamatlah dia dalam kehidupan yang kekal, dan jika sebaliknya, maka ia juga akan kekal dalam penderitaannya sejak kematian di dunia”, ungkapya.
Ditambahkannya, orang cerdas yang beramal untuk ba’dal maut akan selalu menjadikan setiap dimensi yang diperbuat di dalam kehidupan, tidak akan pernah keluar dari nilai-nilai ibadah. Baik duduk, makan minum, mandi, tidur, bekerja, mencari nafkah, dan berumah tangga, hingga memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sebagai ASN selalu bernilai ibadah dan menjauhi kemurkaan Allah yaitu yang bernilai maksiat di dalamnya.
“Orang cerdas paham betul laut yang diarunginya di dunia ini sangat dalam dan penuh dengan berbagai ujian, sebelum mencapai tepi ajal datang menjemput. Orang cerdas juga paham semua hal untuk keperluan hidupnya di dunia sudah dijelaskan dalam al-Quran dan Hadits, ia tidak lagi mencari celah untuk mengelak karena dia hanya berpikir untuk ba’dal maut, bukan berpikir qablal maut. Untuk itu, senantiasalah kita melakukan banyak hal yang akan menambah amal yang bernilai pahala serta memperbanyak istighfar untuk mempercepat dikabulkannya keinginannya.” Terangnya. (Hd)