Siak (Inmas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom dalam sambutan pada pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XI tingkat Kecamatan Mempura yang dilaksanakan di Kampung Marempan Hilir mengatakan dan mengingatkan kembali tentang keagungan al-Qur an dan fungsinya sebagai petunjuk bagai manusia. "MTQ adalah sarana syiar Islam. Salah satu faktor yang memacu dakwah adalah syiar. MTQ adalah kegiatan yang monumental, sebagai tanda-tanda atau peringatan yang mampu mengingatkan kita kepada Allah SWT. Acara MTQ semacam ini, harus dijaga dan dipelihara sebagai peringatan, agar ummat dapat mengambil pelajaran sebagaimana firman Allah SWT dalam QS al-Dzariyat: 55," demikian sambutan Kepala Kankemenag Siak.
Sebagai upaya memelihara Al-Quran, MTQ ini adalah bagian dari memelihara sekaligus memaknai kembali al-Quran. Ketika Al-Qur an difungsikan hanya sebagai sarana pengusir syetan, sebagai pelaris dagangan, memperlancar bisnis, tolak bala, enteng jodoh dan lain-lain yang tidak diamalkan secara aqliyah dan naqliyah, maka hal itu hanya menjadikan Qur an sebagai kitab musiman, bahkan hanya pajangan. Hanya pelengkap dan aksesoris belaka, tanpa kemampuan memahamai serta mengaktualisasi isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Intinya adalah, amalkan al-Qur an secara kaffah (total) selalu jadikan pedoman kita dalam setiap berusaha, bekerja, beribadah dan melakukan hubungan silaturahmi dengan siapapun," demikian sambutan Muharom. Acara pembukaan MTQ Kecamatan Mempura ini selain itu juga di hadiri Bupati Siak Alfedri, Anggota DPRD, Camat Mempura dan sejumlah tokoh masyarakat, anggota persatuan perwiridan dari tiap kampung serta ratusan masyarakat Kecamatan Mempura. (Hd)