0 menit baca 0 %

Drs. H. Muharom: Dengan Ekonomi Syari’ah Akan Membuat Negeri Siak Semakin Berkah

Ringkasan: Siak (Inmas) Jum at, (28/12/18), Saat dikonfirmasi Inmas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom selaku Kepala Kankemenag Siak yang menghadiri MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Siak dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia dalam hal pengembangan Ekonomi Syari ah di Kabupa...

Siak (Inmas) – Jum’at, (28/12/18), Saat dikonfirmasi Inmas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom selaku Kepala Kankemenag Siak yang menghadiri MoU antara Pemerintah Daerah Kabupaten Siak dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia dalam hal pengembangan Ekonomi Syari’ah di Kabupaten Siak menyatakan dukungannya atas kesepaatan tersebut.

“Dengan menjalankan kehidupan bersyari’ah di setiap lini kehidupan, sebagai seorang Muslim tentu kerjasama ini akan menyangkut aspek keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Untuk itu, kerjasama ini Insya’Allah akan memberikan keberkahan pada negeri Siak yang sama-sama kita cintai ini. Oleh sebab itu, ekonom Muslim di negeri Siak ini sangat dinanti kontribusi, dan kita Insya’Allah semua pihak akan support”, ujarnya.

Salah satu realisasi dengan MoU tersebut, tahun 2019 nanti, Pemkab Siak akan mengirimkan 100 anak dari 14 Kecamatan yang terpilih untuk belajar di STEI Tazkia Bogor yang merupakan lembaga pendidikan yang unggul dalam bidang ekonomi, keuangan dan manajemen syariah melalui sistem pendidikan yang Islami dan berwawasan rahmatan lil alamin. Apalagi STEI Tazkia juga meyakini hanya sistem ekonomi yang dipandu oleh hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan Allah SWT-lah yang mampu mensejahterakan masyarakat secara adil.

"Pemkab Siak akan mengirimkan anak-anak dari Siak mengikuti program D3 nya. Selama belajar di STEI, wajib tinggal di asrama dan menjadi penghafal Alquran 30 juz. Sehingga saat lulus nanti, tidak hanya menjadi imam masjid atau guru ngaji, tetapi anak-anak Siak juga bisa membuka peluang usaha dari ilmu ekonomi syariah yang dipelajari selama di STEI Tazkia Bogor," kata Rektor STEI Tazkia, Dr Murniati Mukhlisin. (Hd)