Siak (Inmas) - Untuk menciptakan kondisi sosial masyarakat yang kondusif, aman dan tentram, maka diperlukan kerja keras dan serius dari semua pihak. Itulah pesan yang disampaikan oleh Drs. H. Muharom selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak saat mengikuti rapat koordinasi tentang penanganan penyakit masyarakat yang akhir-akhir ini meresahkan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Siak dengan terbongkarnya grup Gay yang mengatasnamakan daerah Kabupaten Siak baru-baru ini.
Bertempat di ruang Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Drs. H. Muharom yang turut diminta arahannya dalam rapat lintas sektoral tersebut mengajak dan menyemangati agar dilakukan tindakan yang sifatnya reponsif, preventif sampai upaya penanganan langsung ke objek (LGBT) yang terlibat. “Kegiatan sosialisasi di sekolah-sekolah dan informasi-informasi yang disampaikan di berbagai mimbar khatib Jum’at dan majelis ta’lim telah berjalan. Hal ini harus terus dijalankan sampai masyarakat betul-betul peka terhadap lingkungan tempat mereka. Dengan hal itu maka seluruh komponen harus aktif dan terlibat di dalam menangani masalah yang termasuk dari penyakit masyarakat ini”, ujarnya.
Ditambahkannya lagi, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di era masyarakat informasi saat ini, tidak bisa di bendung. Kehadiran dan perkembangannya terus hadir menyeruak hingga ke dalam saku anak bangsa melalui gadget, smart phone, android, dll. Puluhan juta generasi muda saat ini, bahkan hingga anak-anak balita sudah menguasai bagaimana mengoperasionalkan ponsel cerdas itu. Bahkan rata-rata di antara mereka ikut berpartisipasi aktif dalam semua jaringan sosial media seperti facebook, twitter, path, whatsapp, line, wechat,youtube, dsb.
“Namun, ibarat Pisau sebagai senjata tajam. Jika berada di tangan ibu-ibu di dapur maka ia menjadi alat yang menghasilkan sesuatu positif, karena dengan pisaulah ibu bisa mengupas bawang dengan halus, membelah kentang, mengiris ikan, ayam dan daging sehingga hidangan bisa di santap dengan lahap oleh seisi rumah. Untuk itu, perlu dilakukan edukasi yang serius terutama kepada orang tua dan anak-anak kita tersebut”, ungkapnya lagi.
Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten I Bupati Siak, Budi L Yuwono tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom, Sekretaris Umum MUI Kabupaten Siak, Nizamul Muluk, MA, Diskominfo, Sekretaris FKUB, Drs. Wandi Utama, Dinas Sosial, Satpol PP, Bimas Polres Siak, Dinas Kesehatan dan beberapa dari unsur pejabat pemerintah lainnya. (Hd)