0 menit baca 0 %

Drs. H. Muharom: Bukan Sekedar Ceremonial, Jadikan al-Qur’an Sebagai Way of Life

Ringkasan: Siak (Inmas) Dalam sambutannya pada pembukaan MTQ Ke IX Tahun 2018 Tingkat Kecamatan Lubuk Dalam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Lubuk Dalam untuk menjadikan al-Qur an sebagai pedoman utama dalam kehidupan yang beliau istilahkan...

Siak (Inmas) – Dalam sambutannya pada pembukaan MTQ Ke IX Tahun 2018 Tingkat Kecamatan Lubuk Dalam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Lubuk Dalam untuk menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan yang beliau istilahkan dengan the way of life.

“Puncak dari belajar al-Qur’an, menghafal al-Qur’an dan segala sarana yang terkait dengan syi’ar al-Qur’an adalah pengamalan terhadap apa yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, hendaklah kegiatan ini tidak hanya sekedar acara ceremonial belaka. Melalui kegiatan ini kita jadikan al-Qur’an betul-betul hidup di dalam masyarakat kita, dan ini semua harus dimulai dari tingkat yang paling dasar yaitu Keluarga”, pesannya.

Dilanjutkan oleh Kepala Kantor Kemenag Siak tersebut, “disetiap event penyelenggaraan MTQ seperti saat ini, sepatutnyalah kita untuk senantiasa memperbaharui dan memantapkan niat, bahwa menyelenggarakan MTQ adalah dalam rangka ibadah, karena yang di Musabaqah kan adalah kalam dan Firman Allah. Disadari penyelenggara MTQ senantiasa diarahkan pada upaya menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami Al Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup insan paripurna”.

Lebih lanjut, “sungguh sangat keliru apabila pelaksanaan MTQ hanya dipahami dari sisi kegiatan syi’ar keagamaan. Tanpa mampu memaknai lebih komprehensif akan nilai-nilai manfaat dan kemaslahatan yang menyertainya. Pemahaman dan kesadaran inilah, yang perlu dibangun dalam nurani dan pikiran setiap masyarakat. MTQ tidak hanya disikapi sebagai kegiatan rutinitas ceremonial semata, tetapi mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qur’ani”, tuturnya mengakhiri. (Hd)