Siak (Inmas) – Dengan mengusung tema Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Siak adalah Sehat-Santun-Mandiri-Mabrur, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak melaksanakan bimbingan manasik haji. Kegiatan yang di hadiri oleh Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Riau, H. Erizon Efendi, S.Ag., M.Pd., Kepala Kankemenag Siak, Drs. H. Muharom,., Kepala Seksi PHU Kankemenag Siak, H. Zubir Efendi, MA, petugas dan Calon Jama’ah Haji Kabupaten Siak dari seluruh kecamatan bertempat di Gedung Mahratu, Jum’at, (14/06/19).
Dalam arahannya, Drs. H. Muharom mengawalinya dengan menjelaskan bahwa Manasik haji ini perlu dan sangat penting dilaksanakan. Karena dalam manasik haji ini kita diajarkan tentang rangkaian ibadah haji, mulai dari syarat haji, rukun haji, wajib haji, sunah Haji, hingga larangan-larangan selama menunaikan ibadah haji. “Oleh karena itu, ikutilah manasik haji ini dengan sebaik-baiknya, jika ada yang tidak tau atau tidak mengerti, tanyakan langsung pada narasumbernya”, ungkapnya.
Ditambahkannya lagi, “Ibadah haji ini adalah ibadah yang sangat dirindukan oleh setiap umat Islam, dan ibadah Haji ini merupakan rukun Islam yang kelima. Untuk itu, niatkanlah selalu dalam menunaikan ibadah haji ini hanya mengharap ridho Allah, jangan yang lain”, ujarnya.
Selain menjelaskan tentang peraturan pemerintah dan undang-undang berkaitan dengan pelaksanaan haji di Indonesia. Kakankemenag juga membahas secara umum tentang Manasik Ibadah Haji yang meliputi materi Miqad, Ihram, Talbiyah, Tawaf, Sa’i, Wukuf di arafah, Mabid di Muzdalifah dan mina, melontar jumrah, serta Nafar awal dan Nafar Tsani.
Sebelum mengakhiri arahannya, H. Muharom mengingatkan kepada Calon Jamaah Haji agar selalu menjaga kesehatan seperti jalan, bersepeda, senam serta menjaga pola makan. Dan yang paling penting, para Calon Jamaah Haji harus menjaga sholat 5 waktu serta ibadah-ibadah yang lainnya, tegasnya. "Manasik haji melatih kita agar mengetahui apa saja yang harus dilakukan selama menunaikan ibadah disana (Tanah suci) serta sebagai penyesuaian dengan segala hal yang akan dilakukan selama berada di tanah suci," terangnya. (Hd)