Siak (Inmas) – Kepala Kantor Kementerian
Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom dalam sambutannya ketika menghadiri
pembukaan MTQ Ke XVI Tingkat Kecamatan Koto Gasib di Kampung Buatan II kembali
mengingatkan akan tugas Allah menjadikan manusia dimuka bumi ini sebagai
khalifah hanya untuk beribadah kepada Allah semata. “Untuk itu, sebagai seorang
hamba, Allah memberikan panduan hidup di dalam menjalankan keta’atan kepada
Allah, dan al-Qur’an merupaka kitab Suci yang Allah turunkan kepada kita untuk
dijadikan sebagai pedoman utama dalam menghadapi apa saja problem di dunia
ini”, ujarnya.
Lebih lanjut, Drs. H. Muharom juga menegaskan
bahwa kebutuhan manusia terhadap al-Qur’an sangatlah besar, hal ini karena di
dalam al-Qur’an Allah telah menjelaskan segala macam persoalan baik secara umum
mapun terperinci. “Isi kandungan al-Qur’an adalah mutiara kebenaran hidup yang
hakiki yang tak terbantahkan. al-Qur'an adalah penuntun dan tuntunan hidup yang
dapat memadu serasikan kebahagiaan hidup, di dunia dan akhirat, menjadi esensi
kebenaran hidup yang ingin dicapai setiap umat islam”, pesannya.
“Kepada
seluruh generasi muda Islam Kecamatan Koto Gasib, Khususnya Kampung Buatan II,
melalui MTQ ini, hendaknya benar-benar dijadikan filter penyaring dampak
negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan tekonologi yang dapat mengikis Iman dan
Taqwa (Imtaq) kepada Allah, jadikan MTQ ini, salah satu tapak kokoh berpijak,
untuk menjadi generasi muda yang peduli, kreatif, dan senantiasa melakukan
perubahan ke arah kebaikan”, harap Muharom.
“Sedangkan
kepada seluruh umat Islam, selain sebagai upaya memelihara kesucian al-Qur'an
dan syiar Islam, hendaknya pelaksanaan MTQ ini, juga benar-benar dijadikan
sarana dakwah yang maslahat, serta menjadi bagian penting pengamalan
keseluruhan nilai-nilai islam sebagai tuntunan hidup yang hakiki”, sambungnya.
“Kemudian marilah
kita selalu membudayakan maghrib mengaji, bukan maghrib menonton televisi. hal
ini menjadi penekanan kami, karena ada kecenderungan, sebagian dari umat Islam
kita lebih senang nonton sinetron usai shalat maghrib”, ajaknya. (Hd)