Siak (Inmas)
- Asisten Administrasi Umum Setda Siak, Drs. H. Jamaluddin, M.Si secara resmi
membuka Seleksi Tilawatil Quran yang dilaksanakan di Masjid Nurul Huda Km 4
Kecamatan Tualang, (6/4/2018) Jum’at malam. Turut hadir Camat Tualang Zalik
Efendi, Sekcam Tualang Ricko Riyanto, Ka KUA Kecamatan Tualang, Drs. Khairudin,
Lurah Perawang Yudha Rajasa, Tokoh agama serta Masyarakat.
Dalam
sambutannya, Camat Tualang Zalik Effendi mengatakan, tujuan dilaksanakannya STQ
adalah untuk menyeleksi Qori dan Qoriah guna persiapan Lomba MTQ tingkat
Kabupaten Siak yang tak lama lagi akan diselenggarakan. Apa lagi tuan rumah
untuk tahun ini merupakan dari Kecamatan Tualang. Ia juga berharap agar seleksi
ini akan memberikan prestasi yang terbaik untuk Kecamatan Tualang. “Pada malam
ini akan diadakan pembukaan seleksi Tilawatil Quran yang bertujuan untuk
dilombakan pada MTQ tingkat Kabupaten. Kami melaksanakan STQ ini berfokus pada
Qori dan Qoriah kami agar nantinya Kecamatan Tualang bisa meraih juara. Apa
lagi besok tuan rumahnya di Kecamatan Tualang untuk MTQ Tingkat Kabupaten Siak
ke 18. Untuk tahun kemaren Kecamatan Tualang mendapat juara 3. Kita bertekad
untuk mendapat prestasi yang baik untuk MTQ tingkat kabupaten besok,” terang
Zalik Effendi.
Senada
dikatakan Asisten Administrasi Umum Setda Siak, H.Jamaluddin, dilaksanakannya
Seleksi Tilawatil Quran bukan hanya untuk mencari Qori dan Qoriah saja,
namun juga untuk melihat telah sejauh mana pembinaan yang telah dilakukan oleh
Pemerintah Kecamatan Tualang. Sehingga Qori dan Qoriah yang terbaik nantinya
bisa mewakili Kecamatan Tualang dalam mengikuti MTQ Tingkat Kabupaten Siak yang
tak lama lagi akan dilaksanakan. “Pelaksanaan STQ ini dimaksud untuk mencari
Qori dan Qoriah juga bertujuan guna melihat sejauh mana pembinaan yang telah
dilaksanakan pemerintah kecamatan ini untuk di Kabupaten Siak, dimana pembinaan
memang sungguh-sungguh digiatkan. Apa lagi kita mengutamakan putra putri daerah
dalam mengikuti MTQ baik kabupaten maupun di tingkat provinsi, itu yang kita
prioritaskan,” jelasnya.
Jamaludin
menyebutkan bahwa pembinaan harus diberikan perhatian lebih agar nantinya Qori
dan Qoriah bisa menjadi yang terbaik. Selain itu yang diutamakan putra putri
asli daerah Siak. Dalam 5 tahun ke depan Siak akan melahirkan 1000 hafiz dan
hafizoh. “Itu lah program yang dilaksanakan saat ini, apa lagi telah banyak
pondok maupun rumah tahfiz telah didirikan. Itu lah komitmen Bupati Siak kita,
untuk itu pula kita harus mendukung program yang telah dibuat sehingga ke depan
para generasi calon pemimpin negri ini yang sesuai dengan syariat islam. Apa
lagi saat ini tantangan begitu besar membuat kita sebagai orang tua harus
mendidik anak kita dengan baik, agar mereka tidak terjerumus kecanduan narkoba.
Satu satunya usaha kita adalah bagaimana membentengi anak kita dengan mendidik
dan menanamkan nilai-nilai agama kedalam diri mereka,” tandasnya.