Riau (Inmas) – Gelaran perpisahan sekaligus pengukuhan Siswa Kelas IX Tahun Pelajaran 2016/2017 MTsN Andalan Kota Pekanbaru Kamis (18/05) berlangsung di halaman depan madrasah seusai beberapa waktu yang lalu melewati Ujian Nasional dan ujian akhir madrasah.
Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut terselenggara murni permintaan dari anak anak kelas IX dan ditindaklanjuti oleh komite sehingga komite mengundang para wali murid untuk dapat mengikuti rapat penyelenggaraan acara perpisahan siswa kelas IX ini. Panitia pelaksana yang terdiri dari orang tua wali murid di dukung oleh para majelis guru telah mengerahkan kontribusi materil dan immmateril sesuai dengan kemampuan.
Untuk itu ia menyampaikan ucapan terimakasih yang tinggi atas partisipasi siswa, orang tua, dan dukungan banyak pihak atas terselenggaranya acara perpisahan tersebut.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pekanbaru Drs H edward menyambut baik atas diselenggarakannya kegiatan ini. Dalam sambutannya Edward mengatakan ada lima ciri khas madrasah hari ini yang wajib dipertahankan dan dilestarikan secara terus menerus. Pertama, madrasah dikota pekanbaru telah melaksanakan fullday school, belajar dimulai pukul 07.00WIB dan berakhir pada pukul 16.00 WIB. Jika Menteri Pendidikan baru mebicarakan mengenai full day school ini lima bulan yang lalu, madrasah kita sudah melaksanakan tiga tahun yang lalu.
Kedua, sebutnya madrasah di Pekanbaru wajib adiwiyata, wajib hijau, wajib bersih, wajib ramah lingkungan dan ramah kepada anak. Ketiga, ciri khas madrasah kita adalah harus ada tahfidzh alquran dan tahfizh hadist, oleh karenanya MTsn Andalan ini harus bisa menonjolkan tahfizhnya kedepan, bila perlu direkrut lagi SDM guru Hafizh yang profesional. Keempat, para majelis guru wajib teladan, wajib tauladan kepada anak-anaknya karena pendidikan di madrasah berbasiskan ketauladanan, dan kasih sayang. Tidak ada satupun guru guru madrasah yang akan memanggil anak-anaknya dengan nada nada yang kasar, terang Edward. Kelima, alumni madrasah wajib memiliki akhlakul karimah dan berkarakter, ungkapnya.
Dengan adanya lima ciri madrasah ini, tidak cukup dengan dana APBN saja, dana APBD dan Dana BOS yang ada DIPA, ujarnya. Pihaknya sangat membutuhkan perhatian dan partisipasi masyarakat, partisipasi orangtua. Hasil kalkulasi nasional mengatakan bahwa kekuatan APBN dan APBD dalam pembangunan itu tidak melebihi 15 persen. Makanya partisipasi masyarakat dalam pembangunan secara nasional, wajib 85 persen. Jika hanya pasrah diserahkan kepada APBN dan APBD lima program yang kita canagkan ini tidak akan jalan sebagaimana mestinya.
Selain itu sesuai surat edaran Dirjen Pendidikan madrasah, menyampaikan bahwa komite sangat memungkinkan untuk membiayai seluruh kegiatan kegiatan yang tidak anggaran APBN maupun APBD nya. Kekurangan ini lanjutnya diharapkan dari sumbangan orang tua dan wali murid, ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga mengingatkan ada beberapa indikator yang dalam praktil pungli di lingkungan sekolah. Penyelenggara negara aktif, sementara masyarakat pasif itu bisa disebut pungli, kepala madrasah kasak kusuk, kankemenag kasak kusuk, sementara masyarakat pasif, itu juga termasuk pungli. Selain itu juga terakit masalah gratifikasi, penyelenggara negara pasif, sementara masyarakat itu dapat disebut gratifikasi. Korupsi menurutnya bisa terjadi ketika penyelenggara aktif dan masyarakat pasif.
Untuk itu terkait tiga hal diatas, agar terjadi transparanasi antara pihak sekolah dan orangtua murid, serta komite jumlah sumbangan tersebut harus jelas, karena akan memudahkan dalam membuat perencanaan. Hal tersebut diakuinya, tak lebih demi kemajuan dan kejayaan madrasah kita dimasa depan.
Terakhir, pria berlesung pipi ini menyampaikan permintaan maaf yang sangat besar kepada orang tua dan wali murid yang hadir, jika ada kekurangan dari para majelis guru selama anak anak menjalani studinya dan keinginan siswa maupun wali murid belum dapat terpenuhi semaksimal mungkin selama belajar di madrasah ini. Ia juga mengingatkan agar para majelis guru untuk terus meningkatkan kinerjanya, “Jika bapak/ibu memiliki karakter tentunya anak didik akan meniru karkater yang baik”, pesannya. Sekaligus ucapan terimakasih atas perhatian dan partisipasi guru, komite dan pihak orang tua yang telah mengerahkan tenaga, pemikiran serta materinya dalam memajukan madrasah ini, ungkapnya penuh semangat. Ia juga menekankan agar setiap alumni madrasah dapat mencintai alquran, dan berkarakater sesuai dengan alquran dan sunnah Rasulullah.(vera)