Drs H Asyari Nur SH MM Pimpin KOPNI Riau 2010-2014
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SHH MM terpilih sebagai ketua Komite Paralimpik Nasional Indonesia (KOPNI) 2010 - 2014. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum KOPNI No.
Pekanbaru (Humas)- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SHH MM terpilih sebagai ketua Komite Paralimpik Nasional Indonesia (KOPNI) 2010 - 2014. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum KOPNI No. 03-SKEP-KU-KOPNI/X/2010 tentang Pengukuhan KOPNI Provinsi Riau. "Keputusan ini juga berdasarkan pertimbangan hasil kerja pemegang mandat dan hasil musyawarah insan olaraga di Provinsi Riau pada 22 Agustus 2010 kemarin," ungkap Sekretaris KOPNI Riau, H Rajuman Djohar SE MH saat berkunjung keruang kerja Ka Kanwil Kemenag Riau, Senin (15/11).
Menurutnya, terpilihnya Asyari Nur sebagai ketua KOPNI 2010-2014 karena selalu aktif berkoordinasi dengan para Korda dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Pondok Pesantren daerah dan Nasional. "Ini artinya beliau selalu aktif dalam memperhatikan perkembangan olahraga di Riau," tegasnya.
Ia menambahkan, berdirinya KOPNI sesuai aturan internasional, yang memiliki misi meningkatkan prestasi khusus atlet penyandang cacat dan patut mendapat dukungan pemerintah. Kedudukan KOPNI sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hanya saja, KOPNI khusus membawahi organisasi olahraga penyandang cacat sedangkan KONI menangani organisasi olahraga atlet normal. KOPNI berafiliasi ke International Paralympic Committe (IPO dan KONI ke International Olimpic Committe (IOC).
Untuk pembentukan KOPNI di Provinsi Riau karena daerah atau provinsi Riau merupakan jenjang yang penting dalam pembinaan organisasi olahraga penyandang cacat atau anak berkebutuhan khusus untuk menghasilkan olahragawan yang handal dan profesional dengan melalui wadah KOPNI.
"Riau diyakini memenuhi syarat untuk membentuk KOPNI sebagai satu-satunya wadah bagi pembinaan organisasi kelompok olahraga penyandang cacat yang menjadi anggota. Untuk itulah melalui surat keputusan ketua Umum KOPNI Suprihadi Sahadi (Inspektur Jend. Pol. Purn) tertanggal 1 Oktober 2010 pengurus KOPNI Riau dibentuk," ungkap Rajuman.
Ketua KOPNI Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, saat dikonfirmasi membenarkan terpilihnya dirinya sebagai ketua KOPNI Riau. "Ini merupakan suatu amanat yang cukup berat yang harus saya jalankan, karena tugas yang diemban oleh KOPNI cukup berat agar insan penyandang cacat juga bisa berprestasi sehalnya insan normal. Namun dalam perkembangan insan cacat di Riau KOPNI perlu melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Dinas terkait, dan BKKKS yang turut melakukan pembinaan dalam bidang olahraga," ungkapnya.
Menurutnya, sesungguhnya kejayaan yang dibangun atas prestasi disegala bidang meruapakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa kepada semua insan, tidak terkecuali bagi para penyandang cacat yang senantiasa bersemangat untuk berjuang dan berikhtiar dalam menghadapi tantangan tanpa diskriminasi dan marginalisasi. Dengan KOPNI diharapkan mampu sepenuhnya mewujudkan kehidupan yang maju, sejahterah, adil, mandiri dan bermartabat bagi penyandang cacat Indonesia.
"Semangat harus terus dikobarkan dalam rangka pengembangan prestasi bagi kalangan penyandang cacat dengan terus menggali dan membina potensi dibalik kelemahan fisik atau mental akibat kecacatan mereka. Dalam mewujudkan prestasi yang baik, penyandang cacat Indonesia terus mendewasakan diri agar dapat meraih prestasi yang setinggi-tingginya dalam bidang olahraga menuju kehdiupan yang sehat, sejahtera, mandiri serta mengabdikan diri terhadap pergaulan hidup dalam lingkungan keluarga maupun masyaraka. Khususnya di Riau," harapnya.
Lebih tegasnya lagi Asyari mengatakan, Olahraga Penyandang Cacat dapat berfungsi sebagai perekat dan pemersatu bangsa bahkan dapat menjadi wahana untuk berpartisipasi secara aktif dalam usaha perdamaian dunia. (mds)