0 menit baca 0 %

Drs. H. Amat Taridi, M.Si: Penyuluh Jangan Sampai Kurang Update Dari Ummat-nya

Ringkasan: Siak (Inmas) - Dalam materinya, Kasi Penerangan dan Penyuluhan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Amat Taridi, M.Si menyampaikan bahwa kehadiran para penyuluh agama Islam Non PNS dan PNS di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak dengan SK yang saat ini dipegang, men...

Siak (Inmas) - Dalam materinya, Kasi Penerangan dan Penyuluhan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Amat Taridi, M.Si menyampaikan bahwa kehadiran para penyuluh agama Islam Non PNS dan PNS di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak dengan SK yang saat ini dipegang, menandakan bahwa  telah terjadi idhofah yakni, menjadi satu kesatuan  yang utuh yang tidak dapat dipisahkan dengan kementerian agama, sebagai ujung tombak, menjadi perpanjangan tugas dan fungsi Kementerian Agama, yang diantaranya meningkatkan pemahaman pengamalan dan ajaran beragama, meningkatkan kerukunan antar umat beragama, meningkatkan mutu pendidikan dan keagamaan, menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. “Jadi yakinkan bahwa kehadiran penyuluh  merupakan kehadiran Kementerian Agama di wilayah tugas masing masing," ujarnya.

Lebih lanjut, para penyuluh harus yakin, merupakan warosatul  ambiya yang mempunyai pesan-pesan kenabian, orang yang terpilih untuk menyampaikan ajaran agama tentunya terintegrasi dengan program pemerintah. Selain itu, Muharom juga menyampaikan bahwa tantangan para penyuluh Agama Islam saat ini dihadapkan pada suatu kondisi masyarakat yang berubah dengan cepat, yang mengarah kepada masyarakat fungsional, masyarakat teknologis, dan masyarakat terbuka yang didukung oleh pesatnya perkembangan teknologi dan sistem informasi. "Dengan demikian para penyuluh harus terus menerus meng-update, meningkatkan pengetahuan, wawasan serta pengembangan diri dalam penyampaian kepada masyarakat," ujarnya.

Beliau juga menyampaikan agara selalu waspada terhada berita bohong (Hoax) yang tersebar melalui media sosial yang dpaar menimbulkan perpecahan di kalangan umat. “Oleh sebab itu, disinilah pentingnya peran penyluh agama Islam menjadi suluh di tengah masyarakat yang saat ini sedang mengalami kenaikan ghirah terhadap Islam. Insya’Allah dengan meluruskan niat membina ummat untuk mengharap ridho Allah, Insya’Allah Islam akan jaya bukan saja di negeri ini, tetapi juga di seantero dunia”, harapmya. (Hd)