0 menit baca 0 %

Dra Maryam Ahmad Supardi : Waspada, Kanker Serviks Ancam Kaum Perempuan

Ringkasan: Riau (Inmas) DWP kanwil Kemenag Riau menyelenggarakan Sosialisasi Deteksi Dini  Kanker. Acara yang terselenggara atas kerjasama Kanwil Kemenag Riau dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, itu dimulai sejak pukul 9.00 WIB usai senam pagi di Aula besar Aknwil Kemenag Riau, Kamis (19/10).

Riau (Inmas) – DWP kanwil Kemenag Riau menyelenggarakan Sosialisasi Deteksi Dini  Kanker. Acara yang terselenggara atas kerjasama Kanwil Kemenag Riau dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, itu dimulai sejak pukul 9.00 WIB usai senam pagi di Aula besar Aknwil Kemenag Riau, Kamis (19/10). Kegiatan yang dihadiri oleh sekretaris dan seluruh anggota DWP, serta karyawati Kanwil Kemenag Riau menghadirkan pembicara Dr win Irawati dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.

Dalam penjelasannya Dr win menyebutkan bahwa kanker serviks dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker yang paling banyak di derita oleh kaum wanita. Karena itu diingatkannya perlu melakukan deteksi dini terhadap kedua jenis kanker tersebut.

Lebih lanjut Dr Win menegaskan penyebab lain dari gejala kanker serviks ini adalah kekurangan vitamin A, C dan E. Untuk penting banget bagi kaum perempuan menyadari ini dan memperbanyak konsumsi vitamin tersebut. Berganti pasangan, merokok, memiliki riwayat papsmear tapi tidak mau melakukan pemeriksaan.

“Dalam jangka satu tahun memang belum terlihat, namun dalam jangka 10 tahun itu akan bisa terbaca”,Jelasnya. Ia menyatakan kanker serviks berasal dari virus yang akan menjangkit di bagian leher rahim saat bagian tersebut terluka. Karena itulah melakukan aktivitas seksual terlalu dini dan sering gonta ganti pasangan membuat kerawanan terkena penyakit kanker serviks lebih tinggi, ucapnya.

Materi ini akan mulai mengganggu kinerja sel, sebutnya hingga akhirnya sel sel serviks itu berkembang biak tanpa terkendali. Proses inilah yang menyebabkan munculnya tumor dan kemudian berubah menjadi kanker, ucap wanita berambut panjang itu.

Sebelumnya, Ketua DWP kemenag Provinsi Riau Dra Maryam Ahmad Supardi pada kesempatan yang sama, memberikan apresiasi yang tinggi kepada panitia pelaksana yang telah bertungkus lumus selama satu bulan lebih kurang mempersiapkan sosialisasi ini. Ia menuturkan kegiatan sosialisasi ini adalah momen paling penting bagi wanita. “Mumpung dalam bulan Oktober ini adalah bulan deteksi kanker gratis, maka manfaatkanlah momen ini dengan sebaik baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan”, tekannya.

“Jika dalam hari ini, masih ada diantara peserta yang belum ikut melakukan pemeriksaan IVA dan Sadanis maka kami akan merekomendasikan agar ikut pemeriksaan pada tanggal 26 Oktober DWP Provinsi Riau yang berlokasi di Jalan Diponegoro, jadi ibu ibu tidak usah berkecil hati, disana pun masih gratis”, ucapnya.

Ia sangat menekankan agar para ibu ibu dan semua perempuan dapat menyampaikan ilmu yang telah didapatkan kepada keluarga, teman, bahkan masyarakat sekitarnya. Maryam sangat mengharapkan deteksi dini ini menjadi sebuah gerakan masyarkat dalam menanggulangi kedua kanker mematikan tersebut. Apalagi, penanggulangan kedua kanker mematikan itu merupakan insruksi langsung dari pemerintah pusat.

Ia mengatakan peserta yang sudah terdaftar untuk mengikuti pemeriksaan Iva dan Sadanis ini diantaranya adalah Anggota DWP kemenag Riau, karyawati Kemenag Provinsi Riau, dan juga guru guru kita yang ada di MI, MTsN, MTsN, namun khusus untuk guru guru kita belum bisa turut hadir pada acara hari ini berhubung masih mengajar di madrasah masing masing.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Kabag TU H Mahyudin, Kasubbag Umum Drs H Darsiwon MA, Ibu pengurus DWP Kanwil Kemenag Riau, ibu Ketua DWP Kemenag Kab Pelelawan beserta rombongan, panitia pelaksana kegiatan sosialisasi, serta sejumlah kru dari dinas kesehatan.(vera)