0 menit baca 0 %

Dra.Hj.Ermislianti Perkenalkan Kurikulum Cinta bagian diluar proses Pembelajaran di MTsN 2 Kuansing

Ringkasan: Kuansing (Kemenag), Rabu, 15 Oktober 2025 Pengawas Madrasah, Dra. Hj. Ermislianti, turun langsung ke lapangan untuk memperkenalkan Kurikulum Cinta di lingkungan madrasah. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter dan cinta kasih di luar proses pembelajaran formal.Dalam penerapannya, Kuri...

Kuansing (Kemenag), Rabu, 15 Oktober 2025 Pengawas Madrasah, Dra. Hj. Ermislianti, turun langsung ke lapangan untuk memperkenalkan Kurikulum Cinta di lingkungan madrasah. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai karakter dan cinta kasih di luar proses pembelajaran formal.

Dalam penerapannya, Kurikulum Cinta terdiri dari lima kegiatan inti yang dilaksanakan setiap hari di madrasah:

1. Menyambut siswa dengan 5S Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun.

2. Melepas sepatu sebelum memasuki kelas, sebagai bentuk kedisiplinan dan kebersihan.

3. Membawa bekal makan siang sendiri, kemudian makan bersama guru dan teman-teman. Sebelum makan, guru memberikan tausiah singkat tentang makna bersyukur.

4. Melaksanakan salat Dhuha berjamaah di lingkungan madrasah.sebelum sholat dhuha disampaikan kultum untuk pembinaan akhlak warga madrasah

5. Menjaga kebersihan setiap siswa membersihkan tempat makan dan mencuci piringnya sendiri

 Sedangkan agenda kedua adalah penyampaian  Madrasah SE no 27 tahun 2025 tentang kemenag ASRI.Lalu ibu Pengawas   meninjau taman Permata Matsandaku di Halaman MTsN 2 Kuansing. Melalui Kurikulum Cinta ini, diharapkan tumbuh budaya positif di madrasah, di mana peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, dan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Insyaallah .Semua warga madrasah akan segera melaksanakan kegiatan yang diarah kan oleh ibu Pengawas Madrasah.dan Mohon bimbingan dan arahan selalu.Ujar Plh.Kepala Madrasah Juliana.S.Pd.

Untuk kurikulum cinta di dalam proses belajar insyaallah akan segera diberikan pelatihan untuk para majelis guru.(Ewit)