0 menit baca 0 %

Dr Zulfadil Lc MA: Mengenal Lebih Dekat Wasathiyatul Islam

Ringkasan: Riau (Inmas)- Wasathiyah dalam Al Quran  merupakan salah satu kenikmatan besar dan bentuk kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat Islam, menjadikan umat ini sebagai  umat pertengahan (washatan).Hal tesebut mengawali pemaparan Dr Zulfadli Lc MA saat memberikan ceramah agama pada kegiatan Mimbar...

Riau (Inmas)- Wasathiyah dalam Al Quran  merupakan salah satu kenikmatan besar dan bentuk kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat Islam, menjadikan umat ini sebagai  umat pertengahan (washatan).

Hal tesebut mengawali pemaparan Dr Zulfadli Lc MA saat memberikan ceramah agama pada kegiatan Mimbar Agama Islam Majelis Taklim Amal Iklas Kanwil Kemenag Riau, Jumat (01/3/2019) pagi di Mushallah Amal Ikhlas Kanwil Kemenag Riau.

Menurutnya, Wasathiyatul Islam mencakup 8 poin utama, yaitu: pertama tauhid (ketuhanan yang maha Esa). Kedua; tawassuth (tengah), tidak terjebak dalam liberalisme dan radikalisme agama. Ketiga; adalah (keadilan), dapat berbuat adil pada diri sendiri, keluarga dan orang lain. Contoh adil pada diri sendiri, memberikan proporsi masing pada anggota tubuh. Kapan bekerja dan kapan pula harus beristirahat. Keempat; tasamuh (toleransi), toleransi antar umat beragama dengan semboyan bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Yang menjadi ranah toleransi ada persoalan sosial kemanusiaan, toleran antar umat seagama dan kelompok dan toleransi antar umat beragama dan pemerintah. 

Kelima; musyawarah. Menjadikan musyarah dalam penyelesaian konflik dan gesekan kepentingan. Keenam; Ishlah (reformasi) islam yg wasathan adalah islam yg menerima perkembangan zaman dengan bersumber ajaran agama. Ketujuh; Qudwah (keteladanan). Umat islam hendaknya dapat menjadi teladan di tengah masyarakat. Delapan; muwathanah (cinta tanah air). Islam yg wasathan adalah islam yang cinta trhdp tanah air dan negara nya.

“Jika ini kita terapkan dalam kehidupan kita maka kita akan menjadi umat yang akan meningkati bentuk dan kemulian Allah SWAT,” ucapnya.

Kabid Penaiszwa Kanwil Kemenag Riau, HM Saman Sos Sos M SI yang hadir pada tausiah tersebut menuturkan, kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Amal Iklas sangat bermanfaat untuk memberikan siraman rohani kepada ASN setelah beberapa hari disibukkan dengan pekerjaan kantor.

“Mari kita sisihkan waktu sejenak untuk hadir dimajelis ilmu di Mushallah Amal Ikhlas, untuk menambah keimanan dan pengetahuan kita dalam menjalankan Ibadah kepada Allah SWT,” himbaunya. (mus/faj)