Riau (Inmas)- Wasathiyah dalam
Al Quran
merupakan salah satu kenikmatan besar
dan bentuk kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat Islam, menjadikan umat ini sebagai umat pertengahan (washatan).
Hal tesebut mengawali pemaparan Dr Zulfadli Lc MA saat memberikan ceramah agama pada kegiatan Mimbar Agama Islam Majelis Taklim Amal Iklas Kanwil Kemenag Riau, Jumat (01/3/2019) pagi di Mushallah Amal Ikhlas Kanwil Kemenag Riau.
Menurutnya, Wasathiyatul Islam mencakup 8 poin utama,
yaitu: pertama tauhid (ketuhanan yang maha Esa). Kedua; tawassuth (tengah), tidak
terjebak dalam liberalisme dan radikalisme agama. Ketiga; adalah (keadilan), dapat
berbuat adil pada diri sendiri, keluarga dan orang lain. Contoh adil pada diri
sendiri, memberikan proporsi masing pada anggota tubuh. Kapan bekerja dan kapan
pula harus beristirahat. Keempat; tasamuh (toleransi), toleransi antar umat
beragama dengan semboyan bagimu agamamu dan bagiku agamaku. Yang menjadi ranah
toleransi ada persoalan sosial kemanusiaan, toleran antar umat seagama dan
kelompok dan toleransi antar umat beragama dan pemerintah.
Kelima; musyawarah. Menjadikan musyarah dalam penyelesaian
konflik dan gesekan kepentingan. Keenam; Ishlah (reformasi) islam yg wasathan
adalah islam yg menerima perkembangan zaman dengan bersumber ajaran agama. Ketujuh;
Qudwah (keteladanan). Umat islam hendaknya dapat menjadi teladan di tengah
masyarakat. Delapan; muwathanah (cinta tanah air). Islam yg wasathan adalah
islam yang cinta trhdp tanah air dan negara nya.
“Jika ini kita terapkan dalam kehidupan kita maka kita
akan menjadi umat yang akan meningkati bentuk dan kemulian Allah SWAT,”
ucapnya.
Kabid Penaiszwa Kanwil Kemenag Riau, HM Saman Sos Sos M SI
yang hadir pada tausiah tersebut menuturkan, kegiatan rutin yang
diselenggarakan oleh Majelis Taklim Amal Iklas sangat bermanfaat untuk
memberikan siraman rohani kepada ASN setelah beberapa hari disibukkan dengan
pekerjaan kantor.
“Mari kita sisihkan waktu sejenak untuk hadir dimajelis
ilmu di Mushallah Amal Ikhlas, untuk menambah keimanan dan pengetahuan kita
dalam menjalankan Ibadah kepada Allah SWT,” himbaunya. (mus/faj)