Kampar (Inmas) – Mulai saat ini, belajarlah untuk bersyukur keapda Allah Swt. Demikian salah satu poin yang disampaikan Dr H Mawardi Muhammad Sholeh Lc MA dalam tausiyahnya sekaligus mengevaluasi pelaksanakan manasik haji tingkat Kab. Kampar hari selasa (11/08) di Lapangan Stadion Tuanku Tambusai.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, Kepala Subbag tata Usaha H Muhammad Hakam MAg, Kasi Penyelenggara haji dan Umrah H Dirhamsyah MSy dan seluruh JCH musim haji tahun ini.
Mawardi mengatakan, perlunya kita belajar bersyukur dalam bentuk apapun, mengingat perjalanan haji nanti penuh dengan ujian dan rintangan. Mulai dari proses pemberangkatan yang melelahkan, pemondokan yang mungkin tidak sesuai dengan selera kita, hingga nanti berdesak-desakkan di Ka’bah maupun di padang Arafah. Jika kita tidak bersyukur kepada Allah, tentu dimulut kita yang seharusnya mengeluarkan kata-kata terpuji, akan keluar menjadi kata-kata yang tercela atau kata-kata yang tidak pantas kita ucapkan di tanah haram seperti omelan, marah-marah, mengeluh dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dalam setiap keadaan, ucapkanlah Alhamdulillah dan bersabarlah. Jangan katakana sabar ada batasnya, tetapi katakannlah sabar tidak ada batasnya. Jika hal ini kita lakukan serta diiringi dengan rasa keikhlasan, Insya Allah, Allah akan memudahkan kita dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji tahun ini.
Kemudian dalam melaskanakan ibadah haji ini, mari senantiasa kita luruskan niat, anggaplah ibadah haji ini adalah ibadah yang pertama dan terakhir buat kita. Jangan sampai niat ibadah haji kita rusak gara-gara hal-hal yang tidak perlu. Dalam pembayaran DAM, bayarlah sesuai dengan ketentuan yang telah ditentukan atau bayarlah di Bank Al-Rajhi. Karena membayar DAM ini murupakan salah satu penyempurnaan Ibadah Haji kita, tegas Mawardi. (Ags)
(edit:vera)