0 menit baca 0 %

DPW FKDT Provinsi Riau Dikukuhkan

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Hari ini, Selasa (28/04) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) resmi dikukuhkan di Aula lantai II Kanwil Kemenag Riau. Hadir dalam kegiatan pengukuhan tersebut Ketua DPP FKDT (Pusat ) H. Muhammad Tatang Royani, Kasubdit Pendidikan Diniyah T...

Pekanbaru (Inmas) – Hari ini, Selasa (28/04) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) resmi dikukuhkan di Aula lantai II Kanwil Kemenag Riau. Hadir dalam kegiatan pengukuhan tersebut Ketua DPP FKDT (Pusat ) H. Muhammad Tatang Royani, Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah Kemenag RI DR H Abdul Azim MAg, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor, dan jajaran pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kemenag Riau, Sekjen DPW FKDT Provinsi Riau Ahmad Munthori S Pd I, para pengurus DPW FKDT Provinsi Riau serta undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Iswan Efendi Lubis selaku Ketua Pelaksana kegiatan mengatakan bahwa kepengurusan DPW FKDT sudah dimulai tahun 2013 namun baru bisa dikukuhkan pada tahun 2015 ini, meskipun demikian pengurus sudah melaksanakan kegiatan baik ditingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten/Kota. Dalam laporannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini sekaligus permintaan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya. Terkait dengan hal itu DPW FKDT Provinsi Riau berharap agar kegiatan-kegiatan MDT ( Madrasah Diniyah Takmiliyah) dialokasikan dalam anggaran DIPA kemenag Riau. Untuk itu pengurus DWP FKDT Provinsi Riau diwajibkan untuk mempersiapkan program kerja dan kegiatan, baik jangka pendek ataupun jangka panjang, terangnya.

Sementara itu Kepala Kakanwil Kemenag Riau Drs H tarmizi Tohor Msi dalam sambutannya menyampaikan bahwa MDT lahir atas minimnya pendidikan agama pada tingkat dasar dan merupakan lembaga pendidikan yang didirikan oleh masyarakat, oleh karena itu diharapkan dengan adanya PDTA di provinsi Riau ini bisa menutupi sekaligus meningkatkan mutu pendidikan agama ditengah-tengah masyarakat kita.

Ditambahkannya bahwa saat ini perkembangan PDTA yang ada di Provinsi Riau sudah sangat baik mencapai angka lebih kurang 4358 PDTA yang tersebar di seluruh kab/ kota. Artinya lebih dari dua per-tiga penduduk Islam Di Riau yang menyekolahkannya anaknya Di MDT. Hal ini merupakan suatu prestasi sekaligus pekerjaan berat bagi pengurus DPW FKDT karena harus bekerja dengan ikhlas tanpa pamrih mengingat pendidikan di MDT honornya masih sangat terbatas bahkan masih ada yang tanpa honor, hanya mendapatkan insentif dari Pemerintah maupun Kemenag, imbuhnya.

“Dengan dua ciri khas tersebut menunjukkan bahwa lembaga ini sangat dibutuhkan di tengah –tengah masyarakat kita”, ujarnya. Kementerian Agama dari tahun ke tahun terus meningkatkan kualitas pendidikan Diniyah Takmiliyah, baik melalui pembangunan infrastruktur, bantuan operasional, maupun bantuan untuk insentif para guru. Meskipun masih dalam jumlah yang kecil namun diharapkan dapat ditingkatkan,” ujarnya lagi.

Sehubungan dengan itu diharapkan kedepan DPW FKDT dapat membuat program PDTA percontohan di Kab/ Kota di Provinsi Riau. Hal tersebut dimulai sejak adanya beberapa daerah membuat Perda wajib untuk masuk MDT di Provinsi Riau. “Pun dari hal yang ringan yakni dengan menerapkan metode dan pendekatan baru terhadap anak-anak MDT, menyetarakan materi materi ajar PDTA sesuai dengan tingkat perkembangan anak, sehingga anak benar-benar bisa mengimplementasikan ilmunya dalam keseharian, tidak sekedar ilmu teori yang sudah melekat dikepala anak-anak kita saja”, tandas Tarmizi. (vera)