0 menit baca 0 %

DPRD Akan Perjuangkan Nasib Guru MA Di Kampar

Ringkasan: Kampar (Inmas) Menyangkut permasalahan Intensif Guru Madrasah Aliyah (MA), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar Ahmad Fikri SAg, berjanji akan memperjuangkannya. Hal ini disampaikannya hari rabu (26/09/2018) diruang kerjanya.Ahmad Fikri mengatakan, bahwa Bupati Kampar, Azis Z...

Kampar (Inmas) – Menyangkut permasalahan Intensif Guru Madrasah Aliyah (MA), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar Ahmad Fikri SAg, berjanji akan memperjuangkannya. Hal ini disampaikannya hari rabu (26/09/2018) diruang kerjanya.

Ahmad Fikri mengatakan, bahwa Bupati Kampar, Azis Zaenal sudah berjanji untuk memperhatikan nasib para guru. Ia mengatakan tidak hanya para guru MA saja, para guru yang berada dibawah Kementerian Agama ( Kemenag) juga mendapatkan prioritas dalam mekanisme pembiayaan insentif tersebut.” Pembiayan tersebut wajib kita realisasikan ,” tegasnya.

Ahmad Fikri mengatakan mekanisme insentif tersebut akan dibayarkan secara bertahap. Walaupun tidak bisa dibayarkan secara keseluruhan, DPRD akan usahakan mencari solusi terbaik menenai permasalahan tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh anggota DPRD Kampar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Anshor. Anshor dalam penyampai pandangan fraksi PKS- PPP pada rapat paripurna RAPBD- P Tahun anggaran 2018, meminta pemerintah Kabupaten Kampar mencari solusi untuk mengalokasikan anggaran insentif untuk guru dibawah Kemenag.

Menurutnya semenjak kebijakan  pembiayaan berpindah ke Provinsi Riau, para guru ditingkat MA tidak mendapatkan insentif lagi. “Padahal pemerintah pada tahun- tahun sebelumnya ada dianggarkan,” ujarnya. (Ags/Usm)