Pelalawan (Inmas) – Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lembaga pendidikan Islam terutama Raudhatul Atfhal maka kantor kementerian agama kabupaten Pelalawan menggelar Pertemuan Penguatan Lembaga RA/Madrasah di Aula Kantor Kementerian agama Kabupaten Pelalawan pada Senin, 9 November 2015.
Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang utusan Kepala RA sekabupaten Pelalawan, menurut Waspendais Kemenag Pelalawan H Syafruddin yang mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina para pengelola RA agar menerapkan manajemen yang lebih maju sehingga RA dapat lebih menunjukkan eksistensi dan mempunyai legalitas secara hukum.” Tuturnya
Kepala Kantor kementerian agama kabupaten Pelalawan, H Zulkifli membuka kegiatan ini sekaligus memberikan arahan didepan kepala RA, H Zulkifli banyak membahas tentang regulasi pemerintah yang mengatur tentang system pendidikan pendidikan Islam, Pendirian suatu lembaga pendidikan bukan hanya terbatas adanya guru,siswa sarana dan prasarana namun dibutuhkan legalitas yang mempunyai kekuatan hukum dalam artian pengelola kegiatan pendidikan berstatus badan hukum. Ini penting sebab syarat perhatian pemerintah terhadap Lembaga Penididikan cukup besar namun ketat, artinya Bantuan dari Pemerintah dapat diberikan kepada lembaga pendidikan apabila lembaga pendidikan tersebut memliki legalitas. Kami menghimbau agar para pengelola RA di kabupaten Pelalawan segera melengkapi profil organisasi dan mendaftarkan kepada kantor kemenag Pelalawan agar mendapat legalitas operasional dari pemerintah.”
Sebab Pendidikan RA merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Sistem Pendidikan Nasional terutama Pendidikan Anak Usia Dini. Untuk itu peingkatan mutu pendidikan RA perlu dilakukan melalui berbagai upaya dan strategi agar RA sebagai lembaga pendidikan dapat berfungsi sesuai amanat Sistem Pendidikan Nasional. Berbagai upaya dan strategi yang sedang dilaksanakan untuk meningkatkan mutu RA dengan memperhatikan prinsip keberpihakan pendidikan pada rakyat kecil dan ekonomi kurang mampu, pemberdayaan tenaga kependidikan, pemberian subsidi serta mengejar ketertinggalan pendidikan madrasah dibandingkan pendidikan sekolah. Secara spesifik upaya yang sedang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan RA diantaranya meningkatkan subsidi, serta penguatan kelembagaan sehingga lembaga pendidikan Raudhatul Atfhal dapat berperan sebagai mana mestinya.” Tutup Beliau. (AA)
*Edit by ghp