Doa dan Air Mata Warnai Perpisahan PP Darul Ulum Tandun
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Doa dan air mata disertai peluk tangis penuh haru, warnai acara perpisahan Pondok Pesantren (PP) Darul Ulum Tandun, Kamis (6/6/2013) bertempat di kompleks PP Darul Ulum Tandun. Acara perpisahan tersebut dilaksanakan untuk melepas kakak kelas IX MTs, Kelas XII MA dan MDTA yang te...
ROKAN HULU (KEMENAG) Doa dan air mata disertai peluk tangis penuh haru, warnai acara perpisahan Pondok Pesantren (PP) Darul Ulum Tandun, Kamis (6/6/2013) bertempat di kompleks PP Darul Ulum Tandun. Acara perpisahan tersebut dilaksanakan untuk melepas kakak kelas IX MTs, Kelas XII MA dan MDTA yang telah menamatkan studinya, sekaligus menyambut adek-adek siswa/i kelas VII MTs, Kelas X MA dan ssantri MDTA yang baru masuk.
Acara perpisahan tersebut berlangsung dengan meriah, dan dihadiri oleh Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kepala KUA Tandun Pujianto SAg, Camat Tandun yang diwakili Sekcam Pak Darsono, Ketua MUI Tandun yang juga Pimpinan PP Darul Ulum KH Abdul Muis, Pimpinan Yayasan, Ketua IPHI Tandun, Majelis guru, orang tua murid, dan umat Islam lainnya.
Acara perpisahan diisi dengan berbagai atraksi kreatifitas siswa/i, ditambah dengan pemberian hadiah bagi pemenang berbagai kegiatan yang dilaksanakan, kata perpisahan dan selamat jalan, kata sambutan dari orang tua, dan lain sebagainya.
Kakan Kemenag Rohul H Ahmad Supardi Hasibuan dalam sambutan pengarahannya, mengharapkan agar seluruh siswa/i MTsN Rambah yang tamat tahun ini, kiranya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik ke UIN Suska Riau, UR Pekanbaru, STAI Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, UPP Pasir Pengaraian, dan lain sebagainya.
Ahmad juga berharap kepada seluruh orang tua murid, supaya dapat melanjutkan pendidikan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi, sampai dengan tamat perguruan tinggi, sebab tantangan yang dihadapi anak-anak sekarang berbeda dengan tantangan yang dihadapi oleh orang-orang tua dulu.
Hal ini telah diingatkan oleh Nabi Muhammad SAW empat belas abad yang lalu, dengan menyatakan : Ajaralilah anak-anak kamu akan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebab mereka hidup sesuai dengan zamannya, tidak sesuai dengan zaman kamu. Untuk itu, jangan berfikir kawin dululah…! Tapi berfikirlah untuk belajar, tegasnya.
Pimpinan PP Darul Ulum KH Abdul Muis, melaporkan bahwa minat masyarakat untuk masuk PP Darul Ulum ini meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk belajar di Pondok Pesantren makin meningkat.
Tahun ini PP Darul Ulum meluluskan 19 orang santri MA, 37 orang santri MTs, dan 13 orang santri MDTA. Mereka ini semua adalah asset umat yang telah dibina dan digembleng dengan matang di Pondok Pesantren ini. Kini kami kembalikan lagi kepada orang tua murid, tegas Abdul Muis. ***(Ash).