0 menit baca 0 %

Ditjen PHU Kemenag Beri Pelatihan Aplikasi Penyelesaian Dokumen dan Pemvisaan Jemaah Haji di Kemenag Riau

Ringkasan: Riau (Inmas) Berbeda dengan proses pengurusan visa jemaah tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan terpusat di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama.Proses pengurusan visa jemaah haji untuk 1441H/2020M akan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov...

Riau (Inmas) – Berbeda dengan proses pengurusan visa jemaah tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan terpusat di Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama.

Proses pengurusan visa jemaah haji untuk 1441H/2020M akan dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi. Untuk itu baru baru ini Ditjen PHU Kemenag RI menurunkan langsung personilnya Ali Salama Mahasna ke Kanwil Kemenag Riau.

Penyusun Perlengkapan Haji tersebut mengaku perlu melakukan Pelatihan aplikasi penyelesaian dokumen dan pemvisaan jemaah haji 2020 terhadap seluruh staf dokumen pendaftaran serta operator siskohat.

Ia menilai ini dilakukan dalam rangka proses penerbitan visa jemaah haji tidak lagi dijakarta, penerbitan visa akan dilakukan oleh kanwil kemenag provinsi.

Ali memaparkan satu persatu Item yang perlu dilakukan pada pemvisaan tersebut diantaranya scaning lembar pasport dengan mesin scan MRTD, scan lembar pelunasan, scan lembar vaksin maningintis, scan dokumen lainnya serta scanning photo jemaah haji.

Nantinya setelah 6 item tersebut selesai diinput kedalam siskohat kanwil, maka Kemenag pusat akan melakukan pengecekan.

“Apabila dinyatakan valid maka, kemenag pusat akan menforward data tersebut ke kedubes RI agar visa jemaah segera diterbitkan”, terang Ali.

Lebih jauh dikatakannya pelimpahan penyelesaian visa dari  pusat ke  kanwil Kemenag provinsi bertujuan agar tidak ada lagi proses pengantaran pasport ke jakarta. 

Selain itu proses pemvisaan pada tingkat kanwil merupakan proses bentuk visa berbasis elektronik, lanjutnya pada kegiatan yang berlangsung selama tiga hari hingga 18 Desember 2019 tersebut.

Dengan demikian untuk haji 2020  proses penyelesaian dokumen dan pemvisaan   jemaah haji cukup dilakukan di level Kanwil saja.  (vera/nik)