0 menit baca 0 %

Dirjen PHU Resmikan Pusat Pelayanan Haji Terpadu Pertama di Indonesia

Ringkasan: Siak (Inmas)- Diretkur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Abdul Djamil MA, didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, Bupati Siak H Syamsuar meresmikan secara langsung Gedung Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (...

Siak (Inmas)- Diretkur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof Dr H Abdul Djamil MA, didampingi Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, Bupati Siak H Syamsuar meresmikan secara langsung Gedung Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Pusat Pelayanan Haji Terpadu dan Asrama Haji Kabupaten Siak, Kamis (4/2) di Belakang Kantor Kemenag Kabupaten Siak Komplek Perkantoran Kabupaten Siak.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Siak, Indra Gunawan, Dirut Bank Riau Kepri Irvandi Gustari, Forkopimda, seluruh Kepala Bidang dan Kasi di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Riau, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau, pegawai Kemenag, pemuka agama dan masyarakat. Dirjen PHU Kemenag RI, Prof Dr H Abdul Djamil MA, kepada wartawan mengatakan, Sistem Pelayanan Haji Terpadu Kabupaten Siak merupakan inovasi pertama di Indonesia dalam rangka mempermudah dan mengefesiensikan penlayanan dan pengurusan haji.

“Saya sangat mengapresiasi pembangunan Sistem Pelayanan Haji Terpadu Kabupaten Siak, ini menandakan bahwa antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah terjalin kerjasama yang harmonis. Ini merupakan inovasi terbaru yang bisa ditularkan dan menjadi percontohan di daerah- daerah lain di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau,” tegas Abdul Jamil.

Menurutnya, Sistem Pelayanan Haji Terpadu akan sangat membantu bagi masyarakat yang ingin mendaftar haji, khususnya mereka yang berada di daerah terpencil yang jauh dari kota. Karena proses pendafataran haji itu sendiri membutuhkan waktu, dari Kemenag Kabupaten dan Kota, lalu ke Bank Penerima Setoran (BPS) dan kembali ke Kemenag untuk proses selanjutnya.

“Jika kantor Kemenag Kabupaten dengan BPS jaraknya jauh, tentu akan memakan waktu yang cukup panjang dalam pengurusan pendaftaran, sementara yang bersangkutan berasal dari luar kota. Dengan kondisi demikian, tentu yang bersangkutan harus menginap terlebih dahulu agar proses pendaftaran selesai. Kondisi ini akan menambah waktu dan biaya bagi mereka yang mau mendaftar,” jelasnya.

Ditambahkan Kakanwil Kemenag Provinsi Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA, Sistem Pelayanan Haji Terpadu Kabupaten Siak akan menjadi percontohan, khususnya Kabupaten/ Kota yang ada di Provinsi Riau. Karena dengan adanya BPS satu atap dengan Siskohat akan tercipta pelayanan haji terbaik bagi masyarakat, masyarakat yang akan mendaftar tidak lagi harus bolak- balik dari Kemenag ke BPS, tidak harus mengantri lama di bank dan sebagainya.

“Sistem Pelayanan Haji Terpadu yang ada di Kabupaten Siak ini tidak hanya berfungsi sebagai BPS saja, tetapi bisa diberdayakan untuk aktifitas lain, seperti perkreditan, simpan pinjam dan lain sebagainya,” tegas Tarmizi.

Sementara itu, Bupati Siak Syamsur mengatakan, inisiatif adanya Sistem Pelayanan Haji Terpadu tersebut sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kabupaten Siak.

“Kita berupaya melakukan yang terbaik bagi masyarakat, apalagi sebagai pemangku kepentingan di kabupaten Siak bagi para tamu Allah yang akan menuju ke tanah suci, kita Pemkab Siak senantiasa memberikan fasilitas agar para calon jemaah haji merasa lebih mudah menuju tanah suci,” ungkapnya.

Usai peresmian gedung Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Pusat Pelayanan Haji Terpadu dan Asrama Haji Kabupaten Siak, Dirjen PHU Kemenag RI, Kakanwil Kemanag Riau, Drs H Tarmizi MA, dan rombongan meninjau Siskohat dan melihat video profil TIMHAJSiak.Com di ruang Siskohat.

Setelah itu, sebelum melanjutkan peresmian dan peninjauan Asrama Haji Kabupaten Siak, rombongan menyempatkan diri Shalat berjamaah di Islamic Center Kabupaten Siak. Kunjungan Dirjen PHU Kemenag RI dan rombongan di akhiri dengan mengunjungi tempat bersejarah di Kabupaten Siak, yaitu Istana Siak. (mus)