Riau (Inmas) - Setelah melakukan peninjauan langsung, terhadap operasional keberangkatan Jamaah haji di Embarkasi Haji Antara Riau, Rabu (10/07l. Dirjen PHU Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof Dr Nizar Ali melakukan pertemuan dengan para PPIH di Ruangan sekretariat pemprov.
Pertemuan yang beragendakan rapat sekaligus evaluasi itu, mengupas sejumlah capaian, kendala serta solusi atas yang dihadapi selama operasional pelayanan kepada jamaah yang tengah berjalan hingga hari ini.
Pada kesempatan itu, Nizar memastikan, bukan tak mungkin jika Pemprov Riau serius dalam waktu yang tidak lama, Riau bisa memiliki Embarkasi Haji Penuh. “Sebab dari segi sarana dan fasilitas semua sudah memenuhi standar pelayanan haji, meskipun saat ini masih Embarkasi haji antara", katanya.
Secara keseluruhan pemenuhan fasilitas mulai dari ruang kedatangan, kamar atau kantor kantor sudah memenuhi syarat. Tinggal lagi, perlu memperhatikan khusus untuk ruang kedatangan dan keberangkatan.
“Hanya saja kalau sekarangkan masih kecil, terlalu sempit untuk jalan jamaah, kalau bisa ini diperluas lagi akan lebih maksimal pelayanan kita kepada jamaah”, ujarnya.
Nizar usai memberikan motivasi dan semangat kepada jamaah Kampar kloter 7 BTH berkeliling meninjau Asrama Haji Antara Riau, di jalan Mekar Sari, Pekanbaru.
Dia mengatakan, peninjauan ini untuk memastikan operasional Embarkasi haji antara Riau berjalan lancar tanpa kendala . Dari tinjauan, diakuinya memang ada beberapa yang perlu ditambahi fasilitasnya dan itu menjadi sangat penting.
Karena kalau itu tak ada mengurangi standar pelayanan yang kita patok. Pertama aula kedatangan. “Ini kan masih kurang luas untuk jamaah, jadi masing masing jamaah itu harusnya dikelompokkan sesuai dengan rombongan nya masing masing”, katanya.
Misalkan ada dua lajur, lebih enak tapi karena memang belum ada space untuk itu dikelompokkan empat empat seperti sekarang.
Secara keseluruhan tak ada masalah, sambungnya namun keinginan Riau untuk menjadi Embarkasi penuh kenyamanan untuk tempat kedatangan ini harus diutamakan.
"Tapi saya rasa standar pelayanan minimal sebuah asrama haji antara sudah terpenuhi. Termasuk kamar sudah tersedia untuk menampung jemaah haji plus pendamping," sambungnya.
Jika dibanding tahun lalu, ini jauh lebih baik hanya saja kalau untuk Embarkasi penuh ada syarat syarat utama yang harus dicatat. Setidaknya sudah memenuhi syarat untuk runway atau landasan pacu pesawat minimal 2600 km, kemudian juga ketebalannya harus sesuai dengan standartnya yang ada.
Semoga cita cita masyarakat Riau punya Embarkasi penuh segera terwujud, harapnya.(vera)