Riau
(Inmas) Untuk mewujudkan masyarakat Katolik yang seratus persen Katolik dan seratus persen Pancasilais dalam Negara yang berbhineka tunggal Ika, Ditjen
Bimas Katolik melalui Bimbingan Masyarakat Katolik selenggarakan Pembinaan
Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar dan Menengah Se-
Provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka – Pekanbaru, Minggu 16 Juni 2019.
Acara
yang dimulai pada hari Minggu Pukul 16.00 Wib dibuka oleh Dirjen Bimas Katolik,
Eusabius Binsasi didampingi Pembimbing Masyarakat Katolik Alimasa Gea, S.Ag,
M.Pd.
Dirjen Bimas Katolik Eusabius Binsasi dalam sambutannya
mengemukakan menjadi guru yang professional
tidaklah gampang. Ada empat Kompetensi yang harus dimiliki oleh Guru
diantaranya Kompetensi Paedagogik, Kompetensi Kepribadian, Kompetensi
Profesional dan Kompetensi Sosial.
Beliau berharap melalui kegiatan ini akan lahir Guru
Agama Katolik yang berkualitas, Profesionalitas dan berdedikasi tinggi sehingga
mutu Pelayanan Pendidikan Agama Katolik baik di Sekolah, Gereja dan Masyarakat
dapat terlayani dengan baik.
Sementara Itu Pembimbing Masyarakat Katolik, Alimasa
Gea, M.Pd melaporkan acara diikuti oleh 45 Orang Guru PNSÂ yang bersertifikasi
dilaksanakan selama tiga hari 16 s.d 18 Juni 2019.
Lebih lanjut beliau menjelaskan acara yang
dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi Riau Nomor 282 Tahun 2019 ini bertujuan untuk menjelaskan tugas, tanggung jawab serta Prinsip- prinsip yang harus dimiliki oleh Guru Agama
Katolik sehingga mampu melahirkan Generasi Penerus gereja yang dewasa dalam
Iman dan bermutu (belen)