Pekanbaru (Inmas), Bertempat
di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. H.
Muhammdiyah Amin, sekitar pukul 10.00 WIB menutup secara resmi
kegiatan Workshop Peran Media Terhadap Seni Budaya dan Siaran Keagamaan Islam
se-Propvinsi Riau yang ditaja oleh Subdit Seni Budaya Dirjen Bimas Islam Islam.
Sabtu (25/05).
Kegiatan yang berlangsung
selama 3 hari mulai hari Kamis s/d Sabtu tanggal 23 s/d 25 Mei 2019 ini diikuti
oleh 50 orang peserta. Terdiri dariÂ
Humas dari Kab/ Kota, Penyuluh,
awak media, pegawai kantor Kementerian Agama Provinsi Riau.
Sebelum menutup acara,
Muhammadiyah Amin menyampaikan visi dan misi. Adapun visi dari Dirjen Bimas Islam : Terwujudnya
masyarakat Islam Indonesia yang taat beragama dan sejahtera lahir bathin dalam
rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian
berlandaskan gotong royong. Sedangkan Misinya : Meningkatkan kualitas
bimbingan, layanan keagamaan dan Pemberdayaan potensi ekonomi umat Islam.
Media merupakan bagian dari
dakwah keagamaan, media bisa mengangkat sesuatu yang tidak baik menjadi baik,
atau sebaliknya yang baik menjadi tidak baik. Seperti berita hoax. Misalnya
berita tentang kiamat di Ponorogo, membuat masyarakat menjual harta miliknya
untuk pindah ke Malang menyelamatkan diri karena Malang belum kiamat.
Muhammadiyah Amin mencontohkan. (Idris).