0 menit baca 0 %

Dirjen Bimas Islam Resmikan 1 Desa 1 Rumah Tahfidz Kabupaten Inhil

Ringkasan: Indragiri Hilir (Inmas)- Dirjen Bimas Kemenag RI Prof Dr H Muhammadiyah Amin M Ag secara resmi melaunching Program Pemerintah Daerah Indragiri Hilir (Inhil) Gerakan Rumah Tahfidz Setiap Desa dan Kelurahan di Kabupaten Indragiri Hilir Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi, Jumat (30/8...

Indragiri Hilir (Inmas)- Dirjen Bimas Kemenag RI Prof Dr H Muhammadiyah Amin M Ag secara resmi melaunching Program Pemerintah Daerah Indragiri Hilir (Inhil) Gerakan Rumah Tahfidz Setiap Desa dan Kelurahan di Kabupaten Indragiri Hilir Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi, Jumat (30/8/2019) di Venue Futsal Jalan Lingkar II Tembilahan.

Launching ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dirjen dan Bupati Inhil Drs H Wardan M Pd yang dilanjutkan dengan pemukulan Beduk secara bersama- sama oleh Dirjen, Bupati, Sekjen Bimas Islam Drs H Tarmizi Tohor MA, Gubenur Riau yang diwakili  Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA, dan Direktur Penerangan Agama Islam Dr H Juraidi. Disaksikan oleh ratusan undangan ribuan santri yang hadir.

Muhammadiyah mengatakan, program 1 desa 1 rumah tahfidz di Inhil merupakan program pertama yang ia temui di Indonesia. Walaupun Tahfiz mulai diminati sejak 5 tahun belakang sejak Kemenag meluncurkan program Gemar Mengaji.

"Atas nama Pemerintah, khususnya Kementerian Agama mengucapkan selamat kepada Bupati Inhil, karena setahu saya selama ini yang ada 1 provinsi atau kabupaten 1 rumah Tahfidz. Jadi Inhil bisa jadi Kabupaten Quran, karena dari program ini tentu dalam waktu tidak terlalu lama akan menghasilkan hafidz/hafidzah yang akan menjadi utusan Inhil dalam berbagai even musabaqah. Ini juga akan kita sampaikan ke Menteri, agar bisa dipopulerkan karena ini program daerah yang sangat membantu pemerintah pusat," ungkap Muhammadiyah penuh antusias melihat semangat ribuan santri turut berpartisipasi pada launching yang dirangkai dengan lomba menulis alqur'an.

Mahyudin mengatakan, Pemerintah Riau dan Kemenag Riau sangat mendukung program pembangunan keagamaan yang gencar dilakukan oleh Bupati Inhil. Hal tersebut membuktikan konsisten Bupati dalam memajukan sektor keagamaan di Inhil.

"Kita sangat mendukung program yang dicanangkan oleh Bupati Inhil, 1 desa 1 rumah tahfiz, tentu akan melahirkan hafidz/ hafidzah yang cukup banyak, bahkan bisa jadi Inhil akan jadi rujukan dalam program hafidz. Untuk itu kita berharap semua pihak masyarakat dan unsur pemerintah mendukung program ini secara penuh, sehingga bisa menghasilkan hasil yang maksimal," ujarnya.

Bupati Inhil menyebutkan, program satu desa satu rumah tahfidz menjadi sebuah syiar di setiap desa untuk menumbuhkan semangat lahirnya hafidz/ hafidzah disetiap desa yang terkelola secara profesional.

"Program satu desa satu rumah tahfidz yang terhimpun dalam program Desa Maju Inhil Jaya Plus Terintegrasi, mesti melibatkan seluruh pihak terkait, seperti Dinas PMD, Kantor Kementerian Agama, Bagian Kesra dan lainnya," ungkapnya.

" Kami harap tidak hanya semangat diawal, tapi harus berkelanjutan. Karena ini merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai- nilai alqur'an secara dini dalam mencegah generasi muda dari pengaruh negatif narkoba, nyimeng dan lainnya," tegasnya.

Usai peluncuran, Dirjen, Bupati, Kakanwil dan rombongan meninjau lomba penulisan alqur'an di lokasi pembukaan. (mus/ady/eka/anto)