ROKAN HULU (KEMENAG) Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Rokan Hulu (Rohul) drg Grifino mengimbau Jemaah Calon Haji (JCH) tetap menjaga kesehatan diri sendiri, khususnya pola makan sehari-hari menjelang keberangkatan ke tanah suci.
Imbauan itu dikatakan Grifino, Selasa (5/4/2014). Kata dia, seluruh JCH akan dilakukan vaksinasi atau imunisasi Menganitis guna pemeriksaan tahap kedua di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirpengaraian mulai 12 hingga 14 Agustus 2014 mendatang.
Untuk pelaksanaan vaksinasi atau imunisasi meningitis guna pemeriksaan tahap kedua bagi JCH Rohul, nantinya kata Grifino, akan melibatkan 30 tanaga medis dari RSUD Pasirpengaraian.
Setelah itu, baru dilakukan pemeriksaan tahap terkahir di Embarkasi Batam-Kepualauan Riau tapi kemungkinan hanya 3 tenaga medis saja, sebab akan bergabung dengan tenaga kesehatan dari kabupaten lain.
"Bagi para JCH yang sudah umur lanjut, umumnya rata-rata mereka mengalami flu dan batuk. Namun yang terpenting mereka bisa menjaga stamina sebelum berangkat," imbau dia.
Kata Grifino lagi, agar stamina para JCH tetap terjaga, kuncinya harus mengkonsumsi pola makan yang bergizi mengandung protein, termasuk pola makan teratur, tidur teratur dan lainnya.
"Sebab, nantinya selama di tanah suci mereka akan sibuk beribadah melaksanakan haji, yang tentunya itu akan menghandalkan fisik," jelas Grifino.
Sementara itu, Kakan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengatakan hal yang sama dengan Kadis Kesehatan Rohul, agar seluruh JCH dapat menjaga pola makan, jangan makan sembarangan, termasuk jangan memakan yang tidak biasa dikonsumsi sehari-hari, akibatnya bisa fatal.
Namun demikian, Ahmad Supardi mengharapkan, agar para JCH tidak terlalu risau dan khawatir, sebab berangkat haji itu dengan niat baik, memenuhi panggilan Allah SWT, mencari ridha dan magfirahNya, serta mengerjakan pekerjaan baik. Dengan demikian pastilah akan mendapat pertolongan dan perlindungan dariNya.
Ahmad Supardi menjelaskan bahwa JCH Rohul tahun ini sebanyak 249 orang, bertambah 39 JCH dibandingkan tahun lalu yang hanya 210 JCH. Kita berharap tahun-tahun mendatang, para JCH kita bertambah, sehingga dapat mempercepat penyelesaian waiting list yang sudah mencapai angka 5000 JCH.***(dhel/rie/Ash)