Siak (Inmas) – Dinas Pendidikan Kabupaten Siak bekerja sama dengan kantor Kementerian Agama kabupaten Siak melaui seksi Pendis yang dihadiri oleh Drs. H. Nursya mengumpulkan seluruh guru MDTW yang terdiri dari Kecamatan Siak, Mempura dan bungaraya untuk melaksanakan rapat koordinasi mengenai perkembangan MDTW yang terintegrasi langsung dengan SMP, Selasa (13/12/160 di Gedung LAM Riau kabupaten Siak. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kabupaten Siak Drs. H. Kadri Yafis, M.Pd, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Siak, Mempura dan Bungaraya.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendata MDTW yang belum mengurus Izin Operasional di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak sekaligus untuk memberi motivasi terhadap guru-guru yang mengajar di Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho (MDTW) pada sore hari yang dimulai dari pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB agar tetap memberikan pelajaran agama terhadap anak didik sebagai pondasi dalam menghadapi perkembangan zaman yang kian terpengaruh dengan budaya barat. Pendirian MDTW yang terintegrasi dengan SMP di Kabupaten Siak baru berjalan pada Tahun ini, dan insya Allah pada akhir tahun ini seluruh Santri MDTW akan mengikuti Ujian semester ganjil pada Tahun pelajaran 2016-2017. Program MDTW di kabupaten Siak sejalan dengan program pemerintah yang merencanakan Full Day School. Meski kegiatan tersebut belum diterapkan secara keseluruhan di Indonesia, namun di Kabupaten Siak program tersebut sudah dijalankan melalui MDTW.
Pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak yang diwakili Kasi Pendis Drs. H. Nursya mengajak seluruh Pengurus MDTW untuk segera mengurus Izin Operasional di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak. Ia mengatakan bahwa keberadaan MDTW yang satu atap dengan SMP di Kabupaten Siak mempunyai nilai positif baik untuk Guru yang mengajar maupun terhadap santri di MDTW tersebut. Ia mengatakan bahwa dengan adanya MDTW tersebut, secara tidak langsung Pemerintah Daerah telah membuka lowongan kerja bagi Guru yang berlatar belakang Pendidikan Agama untuk mengabdi sebagai Guru Honor di lembaga Pendidikan tersebut. “Ungkap Nursya (Awl)