Riau (Inmas) - Ini kali ke III PPMN Kemenag RI menggelar Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) di Bumi Perkemahan Sekarang Sayantah Koba, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung. Yang mana gelaran ini tahun sebelumnya dilaksanakan di Ambon Maluku dan Magelang (Jawa Tengah) Tahun 2015.
Perhelatan yang akan digelar selama sepekan penuh ini dari 14-20 Mei 2017 juga akan diikuti dan dimeriahkan oleh sejumlah siswa siswi madrasah Provinsi Riau. Provinsi Riau dilepas pada Minggu, 14 Mei oleh Kwarda Riau HM Azaly Djohan SH. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Kabid Penmad Drs H Asmuni Hasan MSi, sekretaris Kuarda Riau, para pemimpin dan pembina peserta dan seluruh kontingen PPMN Tahun 2017.
Dalam sambutan dan arahan nya Azaly Djohan menekankan beberapa hal. Pertama, agar memiliki pengetahuan, kemampuan dan kecakapan dan keterampilan serta pengalaman dalam kegiatan besar Pramuka. Kedua, agar setiap peserta menjunjung tinggi sikap hidup bakti, tertib, rasa disiplin dan tanggung jawab yang tinggi dalam kehidupan masyarakat. Terakhir, output dari kegiatan ini diharapkan akan menelurkan siswa madrasah berprestasi yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat secara tepat.
Menurutnya kurikulum yang tertuang dalam K13 pada pendidikan madrasah sangat sejalan dengan pendidikan kepramukaan dari sisi pengembangan keterampilan siswa madrasah. Artinya nilai nilai yang terkandung dalam kegiatan Pramuka seperti kemandirian, gotong royong, perjuangan hidup, keberanian dan kepekaan sosial yang akan membentuk karakter (character building), ditengah kemerosotan akhlaq yang melanda sebagian generasi penerus bangsa, terangnya.
Tak lupa pada kesempatan yang sama Kakanwil mengajak para siswa madrasah untuk bersyukur kepada Allah SWT dengan terpilihnya masing masing peserta sebagai duta provinsi dari  sekian ribu siswa/i madrasah se-provinsi Riau. "Anda terpilih untuk mewakili dan bahkan menjadi duta duta madrasah dalam kegiatan Akbar PPMN III di Babel saat ini maka jagalah nama baik Riau di tingkat nasional, ucapnya. Karena Riau negeri Melayu yang terkenal dengan sopan dan santun serta akhlaq yang baik, tekannya lagi.Â
Selain itu Ahmad juga berpesan agar  peserta menjadikan PPMN III ini sebagai ajang pendidikan karakter bangsa."Belajarlah dari orang lain, lingkungan sekitar, dan bersosialisasi diri dengan siswa madrasah yang tersebar dari seluruh penjuru bumi Indonesia", tuturnya. Lebih dari itu menjalin silaturrahmi bersama kontingen dari provinsi lain itu hal yang sangat utama, ujarnya.
Terakhir beliau menitipkan harapan besar melalui kegiatan PPMN ini akan dapat mengantarkan seluruh peserta kontingen Riau meraih prestasi gemilang, dapat membangun dan melatih jiwa kepemimpinan sehingga akan terbentuk insan Pramuka yang handal, disiplin, cerdas dan mandiri. "Pemimpin umat dan bangsa dalam berbagai level kehidupan tentunya lahir dari generasi cerdas dan relligi, semoga sukses dan berprestasi di Babel nanti, tandasnya.(Vera)